Relawan GMC Hadirkan Rumah Gizi untuk Tekan Angka Stunting di Lebak
Jum'at, 06 Januari 2023 - 11:31 WIB
loading...
Jaringan relawan GMC Banten menginisiasi hadirnya program Rumah Gizi dan Stunting di Desa Pasir Kembang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Kamis (6/1/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
LEBAK - Jaringan relawan Ganjar Milenial Center (GMC) Banten menginisiasi hadirnya program Rumah Gizi dan Stunting. Program ini hadir karena Banten menempati peringkat 5 besar dengan angka kasus stunting tertinggi di Indonesia.
Rumah Gizi dan Stunting salah satunya hadir di Desa Pasir Kembang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Koordinator Wilayah GMC Banten, Cucu Komarudin menjelaskan ini menjadi implementasi keempat dari Rumah Gizi dan Stunting. Bekerja sama dengan posyandu setempat, para relawan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis anak-anak di bawah usia lima tahun (balita). Baca juga: Menko PMK Beberkan 3 Isu Besar Pembangunan SDM di 2023
"Dalam konsep yang telah kami rancang, kegiatan ini akan terus bertahap hingga satu tahun ke depan. Agar kegiatan ini bisa merata, karena wilayah Banten itu angka stunting-nya tinggi. Jadi kami berharap dengan adanya kegiatan ini, bisa menurunkan angka stunting yang tinggi di wilayah Banten," kata Cucu, Kamis (5/1/2023).
Setelah mendapat pemeriksaan kesehatan, para balita juga diberikan vitamin, susu, biskuit, dan pangan lain yang bermanfaat untuk gizi mereka. Selain itu, orang tua para balita juga diberikan edukasi terkait pentingnya mencegah stunting pada balita sejak dini.
Relawan GMC yang terdiri dari anak muda, milenial , hingga mahasiswa ini sudah survei beberapa bulan sebelum meluncurkan program Rumah Gizi dan Stunting. Dari survei tersebut, telah diputuskan daerah-daerah yang akan menjadi tempat implementasi program ini.
Rumah Gizi dan Stunting salah satunya hadir di Desa Pasir Kembang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Koordinator Wilayah GMC Banten, Cucu Komarudin menjelaskan ini menjadi implementasi keempat dari Rumah Gizi dan Stunting. Bekerja sama dengan posyandu setempat, para relawan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis anak-anak di bawah usia lima tahun (balita). Baca juga: Menko PMK Beberkan 3 Isu Besar Pembangunan SDM di 2023
"Dalam konsep yang telah kami rancang, kegiatan ini akan terus bertahap hingga satu tahun ke depan. Agar kegiatan ini bisa merata, karena wilayah Banten itu angka stunting-nya tinggi. Jadi kami berharap dengan adanya kegiatan ini, bisa menurunkan angka stunting yang tinggi di wilayah Banten," kata Cucu, Kamis (5/1/2023).
Setelah mendapat pemeriksaan kesehatan, para balita juga diberikan vitamin, susu, biskuit, dan pangan lain yang bermanfaat untuk gizi mereka. Selain itu, orang tua para balita juga diberikan edukasi terkait pentingnya mencegah stunting pada balita sejak dini.
Relawan GMC yang terdiri dari anak muda, milenial , hingga mahasiswa ini sudah survei beberapa bulan sebelum meluncurkan program Rumah Gizi dan Stunting. Dari survei tersebut, telah diputuskan daerah-daerah yang akan menjadi tempat implementasi program ini.
Lihat Juga :