Bantu Petani, Mak Ganjar Kupang Salurkan Bantuan Bibit dan Pupuk
Kamis, 05 Januari 2023 - 20:08 WIB
loading...
Mak Ganjar Kupangmemberikan bantuan bibit dan pupuk kepada petani di Kanaan, Desa Manusuk, Kecamatan Kupang Timur, Kamis (5/1/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
KUPANG - Mak Ganjar Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan bantuan bibit dan pupuk kepada kelompok petani . Bantuan ini menjawab keresahan kelompok petani lantaran kelangkaan pupuk dan bibit.
Bantuan diberikan kepada kelompok petani di Kanaan, Desa Manusuk, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (5/1/2023). “Hingga saat ini belum ada satu pun pupuk yang beredar di petani di Desa Manusak,” kata Korda Mak Ganjar Kupang Nur Da Silva. Baca juga: Serangan Kera Ekor Panjang Makin Merajalela, Petani di Gunungkidul Kebingungan
Mak Ganjar memberikan bantuan agar para petani segera memanfaatkan lahannya untuk bercocok tanam. Menurut Nur, sejak beberapa bulan lalu mendapatkan keluhan dari kelompok tani dikarenakan para distributor belum bisa menyediakan pupuk untuk petani.
“Maka kita berusaha untuk memberikan bantuan pupuk dan bibit kepada para petani agar mereka bisa tetap bekerja dan memanen hasil pertaniannya," ujarnya.
Bahkan, lanjut Nur, seharusnya saat ini para petani sudah bisa panen. Hal ini membuat para petani khawatir apabila terjadi gagal panen karena tanamannya tidak bisa menghasilkan.
Bantuan diberikan kepada kelompok petani di Kanaan, Desa Manusuk, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (5/1/2023). “Hingga saat ini belum ada satu pun pupuk yang beredar di petani di Desa Manusak,” kata Korda Mak Ganjar Kupang Nur Da Silva. Baca juga: Serangan Kera Ekor Panjang Makin Merajalela, Petani di Gunungkidul Kebingungan
Mak Ganjar memberikan bantuan agar para petani segera memanfaatkan lahannya untuk bercocok tanam. Menurut Nur, sejak beberapa bulan lalu mendapatkan keluhan dari kelompok tani dikarenakan para distributor belum bisa menyediakan pupuk untuk petani.
“Maka kita berusaha untuk memberikan bantuan pupuk dan bibit kepada para petani agar mereka bisa tetap bekerja dan memanen hasil pertaniannya," ujarnya.
Bahkan, lanjut Nur, seharusnya saat ini para petani sudah bisa panen. Hal ini membuat para petani khawatir apabila terjadi gagal panen karena tanamannya tidak bisa menghasilkan.
Lihat Juga :