BPBD: 169 Rumah di Makassar Rusak Diterjang Angin Kencang
Kamis, 05 Januari 2023 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
"Ada tiga korban di situ, mereka satu keluarga. Satu korbannya di rawat intensif di rumah sakit dan satu korban di tempat lain selamat," katanya. Baca juga: Tanah Longsor dan Angin Kencang Landa Bogor, 9 Warga Mengungsi
Berdasarkan data, korban meninggal dunia di lokasi kejadian atas nama Mutia, berusia delapan tahun dan ibunya, Nurasiah usia 45 tahun meninggal di rumah sakit akibat mengalami fraktur (patah) pada bagian pinggang dan kaki. Sedangkan satu korban lain, anaknya bernama Zaki, usia dua tahun, mengalami luka dan masih dirawat intensif.
Atas kejadian itu, Hendra mengimbau seluruh warga kota untuk senantiasa siaga dan waspada menyusul peringatan dini cuaca ekstrem telah dikeluarkan BMKG mulai 3-9 Januari 2023.
"Kita imbau masyarakat waspada karena sudah dikeluarkan BMKG utamanya di daerah potensi rawan banjir utamanya di Kecamatan Biringkanaya, Tamalanrea, Panakukang dan Manggala agar bersiap terhadap debit air yang mungkin saja meningkat setiap saat," tuturnya.
Berdasarkan data, korban meninggal dunia di lokasi kejadian atas nama Mutia, berusia delapan tahun dan ibunya, Nurasiah usia 45 tahun meninggal di rumah sakit akibat mengalami fraktur (patah) pada bagian pinggang dan kaki. Sedangkan satu korban lain, anaknya bernama Zaki, usia dua tahun, mengalami luka dan masih dirawat intensif.
Atas kejadian itu, Hendra mengimbau seluruh warga kota untuk senantiasa siaga dan waspada menyusul peringatan dini cuaca ekstrem telah dikeluarkan BMKG mulai 3-9 Januari 2023.
"Kita imbau masyarakat waspada karena sudah dikeluarkan BMKG utamanya di daerah potensi rawan banjir utamanya di Kecamatan Biringkanaya, Tamalanrea, Panakukang dan Manggala agar bersiap terhadap debit air yang mungkin saja meningkat setiap saat," tuturnya.
(don)
Lihat Juga :