Optimalkan Peran LFI sebagai Social Safety Net, Akademizi-IZI & STEI SEBI Terbitkan Policy Brief
Kamis, 05 Januari 2023 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pemaparannya, Sigit Pramono membeberkan empat poin policy brief. Petama, penguatan praktik tata kelola (good governance) LFI secara terintegrasi sebagai wujud aktualisasi nilai moral Islam bagi sebuah lembaga yang mengedepankan prinsip-prinsip Islami. Baca juga: Perhimpunan Filantropi Dorong Kolaborasi dan Aksi Kolektif untuk Wujudkan SDGs
Kedua, penguatan ekosistem pembinaan dan pengawasan oleh otoritas terkait yang bersifat integral dan tidak sektoral. Ketiga, penyusunan regulasi terkait tata kelola (good governance) yang komprehensif bagi LFI, dengan tetap menyadari pentingnya keseimbangan implementasi self assessment dan regulator assessment atas pengelolaan risiko.
Keempat, penyusunan kebijakan/SOP terkait mitigasi risiko reputasi bagi LFI, antara lain mencakup pengungkapan informasi publik, laporan profil risiko, laporan evaluasi penanganan risiko reputasi yang disampaikan oleh manajemen dalam kerangka antisipasi risiko sistemik.
Policy brief ini mendapat respon positif dari berbagai pihak. Imam Teguh Saptono, Wakil Ketua I BWI menyampaikan bahwa pihaknya sepakat dengan policy brief yang disampaikan.
Beliau juga menambahkan beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan. Diantaranya terkait dukungan teknologi, sertifikasi SDM, dan pengawasan masyarakat melalui lembaga independen.
Kedua, penguatan ekosistem pembinaan dan pengawasan oleh otoritas terkait yang bersifat integral dan tidak sektoral. Ketiga, penyusunan regulasi terkait tata kelola (good governance) yang komprehensif bagi LFI, dengan tetap menyadari pentingnya keseimbangan implementasi self assessment dan regulator assessment atas pengelolaan risiko.
Keempat, penyusunan kebijakan/SOP terkait mitigasi risiko reputasi bagi LFI, antara lain mencakup pengungkapan informasi publik, laporan profil risiko, laporan evaluasi penanganan risiko reputasi yang disampaikan oleh manajemen dalam kerangka antisipasi risiko sistemik.
Policy brief ini mendapat respon positif dari berbagai pihak. Imam Teguh Saptono, Wakil Ketua I BWI menyampaikan bahwa pihaknya sepakat dengan policy brief yang disampaikan.
Beliau juga menambahkan beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan. Diantaranya terkait dukungan teknologi, sertifikasi SDM, dan pengawasan masyarakat melalui lembaga independen.
Lihat Juga :