Optimalkan Peran LFI sebagai Social Safety Net, Akademizi-IZI & STEI SEBI Terbitkan Policy Brief
Kamis, 05 Januari 2023 - 11:14 WIB
loading...
Akademizi-IZI & SEBI Islamic Business and Economic Research Center (SIBERC) menerbitkan policy brief guna mengoptimalkan peran Lembaga Filantropi Islam (LFI) di Indonesia sebagai social safety net. Foto ist
A
A
A
JAKARTA - Akademizi-IZI & SEBI Islamic Business and Economic Research Center (SIBERC) menerbitkan policy brief guna mengoptimalkan peran Lembaga Filantropi Islam (LFI) di Indonesia sebagai jaring pengaman sosial (social safety net).
Dengan diterbitkannya policy brief berjudul Resiko Reputasi pada Lembaga Filantropi Islam di Indonesia; Tantangan dan Pengelolaannya tersebut diharapkan bisa menjadi penopang dalam uapaya mitigasi terhadap risiko reputasi lembaga. Baca juga: Menaker Ida Bahagia Program Bantuan Budidaya Ikan Nila dan Lobster Buka Lapangan Kerja
Sigit Pramono, Ketua STEI SEBI menyampaikan, policy brief diperlukan, karena lembaga filantropi membutuhkan kepercayaan sebagai penopang, sehingga perlu adanya mitigasi terhadap risiko reputasi lembaga. Menurutnya, LFI di Indonesia memiliki peran strategis dalam mendukung program peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Maka kami susun policy brief ini agar LFI dapat menjalankan perannya sebagai jaring pengaman sosial (social safety net) dengan lebih optimal," kata Sigit Pramono pada Public Expose 'Indonesia Islamic Philanthropy Outlook 2023' di Park Hotel Jakarta, Rabu (4/1/2023)
Pada agenda Public Expose tersebut, hadir memberikan keynote speech Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Bimas Islam, Kementerian Agama, Drs. H Tarmizi Tohor. Selanjutnya, acara dibuka oleh Wildhan Dewayana Rosyada selaku Direktur Utama LAZ IZI.
Dengan diterbitkannya policy brief berjudul Resiko Reputasi pada Lembaga Filantropi Islam di Indonesia; Tantangan dan Pengelolaannya tersebut diharapkan bisa menjadi penopang dalam uapaya mitigasi terhadap risiko reputasi lembaga. Baca juga: Menaker Ida Bahagia Program Bantuan Budidaya Ikan Nila dan Lobster Buka Lapangan Kerja
Sigit Pramono, Ketua STEI SEBI menyampaikan, policy brief diperlukan, karena lembaga filantropi membutuhkan kepercayaan sebagai penopang, sehingga perlu adanya mitigasi terhadap risiko reputasi lembaga. Menurutnya, LFI di Indonesia memiliki peran strategis dalam mendukung program peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Maka kami susun policy brief ini agar LFI dapat menjalankan perannya sebagai jaring pengaman sosial (social safety net) dengan lebih optimal," kata Sigit Pramono pada Public Expose 'Indonesia Islamic Philanthropy Outlook 2023' di Park Hotel Jakarta, Rabu (4/1/2023)
Pada agenda Public Expose tersebut, hadir memberikan keynote speech Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Bimas Islam, Kementerian Agama, Drs. H Tarmizi Tohor. Selanjutnya, acara dibuka oleh Wildhan Dewayana Rosyada selaku Direktur Utama LAZ IZI.
Lihat Juga :