Antisipasi Eksekusi Mess Cendrawasih Ricuh, Polisi Ingatkan Pemprov Papua Jangan Bawa Preman
Selasa, 03 Januari 2023 - 07:21 WIB
loading...
Polres Jakarta Pusat melakukan pengamanan tertutup di Mess Cendrawasih Papua di Jakarta Pusat. Foto/MPI/Irfan Maulana
A
A
A
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat tetap melakukan pengamanan di Mess Cendrawasih I, Jakarta Pusat. Hal ini untuk mengantisipasi kericuhan saat adanya eksekusi dadakan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengatakan upaya ini dilakukan meskipun pihaknya belum mendapat surat pemberitahuan terkait rencana pembongkaran gedung peninggalan Presiden RI Soekarno (Bung Karno).
”Ya kita melakukan tetap pengamanan ini agar kondusif. Pengamanan tertutup,” kata Komarudin, Selasa (3/01/2022). Baca juga: Eksekusi Mess Papua di Tanah Abang Mencekam, Puluhan Preman Datang Bawa Sajam
Diketahui, kericuhan pembongkaran mess Cendrawasih I itu pecah pada Rabu, (28/12/2022).Saat itu, puluhan orang yang diduga suruhan Pemprov Papua tiba-tiba datang dengan alat berat beko. Hal ini pun memicu kericuhan dengan warga mess Cendrawasih I.
Diduga, Pemprov Papua melakukan berbagai upaya untuk mengusir penghuni. Mulai dari mematikan listrik, air hingga teror dari kelompok yang tak dikenal.”Sampai saat ini kami mendapatkan surat untuk mengamankan rencana pembongkaran,” ungkapnya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengatakan upaya ini dilakukan meskipun pihaknya belum mendapat surat pemberitahuan terkait rencana pembongkaran gedung peninggalan Presiden RI Soekarno (Bung Karno).
”Ya kita melakukan tetap pengamanan ini agar kondusif. Pengamanan tertutup,” kata Komarudin, Selasa (3/01/2022). Baca juga: Eksekusi Mess Papua di Tanah Abang Mencekam, Puluhan Preman Datang Bawa Sajam
Diketahui, kericuhan pembongkaran mess Cendrawasih I itu pecah pada Rabu, (28/12/2022).Saat itu, puluhan orang yang diduga suruhan Pemprov Papua tiba-tiba datang dengan alat berat beko. Hal ini pun memicu kericuhan dengan warga mess Cendrawasih I.
Diduga, Pemprov Papua melakukan berbagai upaya untuk mengusir penghuni. Mulai dari mematikan listrik, air hingga teror dari kelompok yang tak dikenal.”Sampai saat ini kami mendapatkan surat untuk mengamankan rencana pembongkaran,” ungkapnya.
Lihat Juga :