Polres Jakarta Barat Ungkap 307 Kasus Narkoba selama 2022, 3 di antaranya Musisi Beken
Minggu, 01 Januari 2023 - 06:30 WIB
loading...
Kapolres Jakarta Barat Kombes Pasma Royce.Foto/MPI/Dimas Choirul
A
A
A
JAKARTA - Polres Jakarta Barat menyatakan sepanjang 2022 lalu telah mengungkap sebanyak 307 kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang 2022. Dari ratusan tersangka yang diamankan dalam kasus penyalahgunaan narkoba , tiga di antaranya merupakan musisi beken.
Kapolres Jakarta Barat Kombes Pasma Royce mengatakan, jumlah pengungkapan kasus tersebut direkap berdasarkan laporan kinerja dari Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Jakarta Barat dan seluruh Polsek di Jakarta Barat.
"Kasus narkoba pada tahun 2022 terjadi penurunan dibandingkan 2021 lalu sebanyak 0,97%, Di mana pada 2021 terdapat 310 kasus," kata Pasma saat konferensi pers, Sabtu (31/12/2022).
Pasma merinci, jumlah barang bukti yang paling banyak disita yakni sabu 115.414,42 gram, pil ekstasi 101.000 butir, ganja 1.144.680 gram, narkotika golongan IV 90 butir, gorilla 73,51 gram, dan psikotropika sebanyak 8.280 gram.
"Meski jumlah kasus trennya menurun, namun secara kualitas barang bukti yang diamankan dibandingkan 2021, pada tahun 2022 jumlahnya mengalami kenaikan," ujarnya. Baca: 5 Jenis Kejahatan yang Masih Marak Terjadi di Jakarta Tahun 2022, Apa Saja?
Kapolres Jakarta Barat Kombes Pasma Royce mengatakan, jumlah pengungkapan kasus tersebut direkap berdasarkan laporan kinerja dari Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Jakarta Barat dan seluruh Polsek di Jakarta Barat.
"Kasus narkoba pada tahun 2022 terjadi penurunan dibandingkan 2021 lalu sebanyak 0,97%, Di mana pada 2021 terdapat 310 kasus," kata Pasma saat konferensi pers, Sabtu (31/12/2022).
Pasma merinci, jumlah barang bukti yang paling banyak disita yakni sabu 115.414,42 gram, pil ekstasi 101.000 butir, ganja 1.144.680 gram, narkotika golongan IV 90 butir, gorilla 73,51 gram, dan psikotropika sebanyak 8.280 gram.
"Meski jumlah kasus trennya menurun, namun secara kualitas barang bukti yang diamankan dibandingkan 2021, pada tahun 2022 jumlahnya mengalami kenaikan," ujarnya. Baca: 5 Jenis Kejahatan yang Masih Marak Terjadi di Jakarta Tahun 2022, Apa Saja?
Lihat Juga :