Kisah Pemerintahan Amangkurat III Picu Perpecahan di Kerajaan Mataram

Sabtu, 31 Desember 2022 - 05:00 WIB
loading...
A A A
"Amangkurat III memerintah kurang lebih selama 2 tahun (1703 1705) setelah itu terusir oleh pangeran Puger yang kemudian menjadi raja dan bergelar Sinuhun Paku Buwono I
atas bantuan Belanda," paparnya seperti dikutip Okezone.

Belanda yang mengetahui Amangkurat III lari ke Bangil, Pasuruan tidak tinggal diam. Dengan pasukannya,Belanda mengejar keberadaan Amangkurat III sampai ke Bangil Pasuruan. Dalam pertempuran itu Untung Suropati tertembak dan meninggal. Sedang Amangkurat III tertangkap dan diasingkan ke Sailon (Srilanka) hingga meninggal dan di makamkan juga di sana.

"Setelah Pakubuono I mangkat tahta beralih pada Amangkurat IV. Dulu nanti setelah itu baru digantikan oleh PB II," jelasnya.

Pada masa pemerintahan PB II inilah terjadi pemberontakan yang sangat besar yang di beri nama Geger Pecinan Kartosuro sekitar tahun 1743. Pemberontakan Cina yang membawa dampak buruk bagi Keraton Kartasura.

Dinamakan geger pecinan karena yang memimpin pemberontakan adalah Raden Mas Garendhi Putra Amangkurat IV dan merupakan cucu dari Amangkurat III.

Pemberontakan Raden Mas Garendhi didasarkan atas hak waris kakeknya yang diambil pamannya, Pangeran Puger atau Paku Buwono (PB) I. Untuk merebut kembali warisan kakeknya Amangkurat III. Maka Raden Mas Garendhi memanfaatkan tentara cina dari Semarang.

"Makannya silsilah Keraton Kasunanan itu zig-zag tidak lurus.Beda dengan Keraton Jogjakarta atau Pura Mangkunegaran. Karena Raden Mas Garendhi tinggal di wilayah Sunan Kuning maka Garendhi juga bergelar Sunan Kuning (Sunan Mas) atau Sunan Amangkurat Mas,"katannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
Geger Keraton Solo:...
Geger Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta, Raja Kembar Jilid II di Depan Mata
Kisah Strategi Cerdik...
Kisah Strategi Cerdik Panembahan Senopati Bikin Pasukan Pajang Kabur dari Mataram
Rebutan Takhta hingga...
Rebutan Takhta hingga Wanita Jadi Penyebab Pemberontakan Berdarah Era Kalingga dan Mataram
Janji Politik Raja Mataram...
Janji Politik Raja Mataram Bangun Tempat Penyeberangan di Tepi Sungai Bengawan Solo
Komnas Perempuan Klarifikasi...
Komnas Perempuan Klarifikasi Kedatangan Sarwendah, Ternyata Belum Buat Aduan Resmi
David dan Victoria Beckham...
David dan Victoria Beckham Kirim Sinyal Damai untuk Brooklyn di Hari Ayah
Betrand Peto Mengaku...
Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah, KPAI Sarankan Segera Lapor Polisi
Rekomendasi
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Ketum DPP Rekat Indonesia...
Ketum DPP Rekat Indonesia Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat Korupsi
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved