Polres Cimahi Ungkap 1 Hektare Ladang Ganja di Tengah Hutan
Minggu, 12 Juli 2020 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Pelaku juga menyiasati menyebar bibit ganja terpisah-pisah dalam plastik polibag supaya tidak menimbulkan kecurigaan warga. "Ini (ladang ganja) luasnya satu hektare. Ganja yang ditanam, ditutupi tanaman sayur-sayuran," kata AKBP Yoris.
Kapolres Cimahi mengemukakan, penggerebekan ini berawal dari tertangkapnya empat pengedar ganja di Kota Cimahi. Keempat tersangka mengaku mendapatkan pasokan ganja dari kawasan Lembang.
"Dari situ polisi pun lakukan pengembangan dan berhasil mendapati ladang ganja tersebut. "Kami masih harus minta keterangan YN, apakah dia pemilik ladang ganja ini atau bukan," ujar Kapolres.
![Polres Cimahi Ungkap 1 Hektare Ladang Ganja di Tengah Hutan]()
Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki menunjukkan barang bukti tanaman ganja. Foto/Humas Polres Cimahi
Sementara, YN mengaku ladang ganja ini telah ada sejak setahun lalalu. Dalam setahun, ladang ganja yang diurus YN tersebut, telah empat kali panen. "Sekali panen bisa 40 kilogram daun ganja," ujar YN.
Salah seorang warga yang ditemui SINDOnews di lokasi penggerebekan, Abah Dase (51) menyebutkan, kawasan hutan ini biasa disebut oleh warga sekitar Bukit Tunggul.
Kapolres Cimahi mengemukakan, penggerebekan ini berawal dari tertangkapnya empat pengedar ganja di Kota Cimahi. Keempat tersangka mengaku mendapatkan pasokan ganja dari kawasan Lembang.
"Dari situ polisi pun lakukan pengembangan dan berhasil mendapati ladang ganja tersebut. "Kami masih harus minta keterangan YN, apakah dia pemilik ladang ganja ini atau bukan," ujar Kapolres.

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki menunjukkan barang bukti tanaman ganja. Foto/Humas Polres Cimahi
Sementara, YN mengaku ladang ganja ini telah ada sejak setahun lalalu. Dalam setahun, ladang ganja yang diurus YN tersebut, telah empat kali panen. "Sekali panen bisa 40 kilogram daun ganja," ujar YN.
Salah seorang warga yang ditemui SINDOnews di lokasi penggerebekan, Abah Dase (51) menyebutkan, kawasan hutan ini biasa disebut oleh warga sekitar Bukit Tunggul.
Lihat Juga :