Kisah Nenek Rukini, Pendaki Pemula Gunung Ceramai Tertua

Jum'at, 30 Desember 2022 - 13:58 WIB
loading...
Kisah Nenek Rukini,...
Nenek Rukini. Foto: Inin/SINDOnews
A A A
MAJALENGKA - Mendaki Gunung bukan hanya 'milik' anak muda saja. Orang tua pun memiliki kesempatan yang sama, selagi kondisi kesehatannya dalam keadaan oke atau prima.

Seperti yang dilakukan Rukini, nenek 74 tahun asal Depok Hiji, Bogor. Bersama anak, menantu, dan cucu, Nenek Rukini terlihat begitu semangat untuk menapaki setiap inci Gunung Ciremai lewat Jalur Pendakian (JP) Apuy.

Usia yang sudah bisa dikatakan senja, Rukini terlihat begitu semringah saat turun dari mobil ojek yang membawanya dari Kantor Desa Argamukti menuju pos 1 Berod.

Baca juga: Lereng Gunung Ciremai Terbakar, 14,89 Hektare Lahan Hangus

Suasana ceria pun masih terlihat begitu dia menjalani test kesehatan di pintu masuk pos 1 itu. Hasil tensi darah Rukini 130, dan dipastikan boleh melakukan pendakian bersama anak dan cucunya.

Aktivitas Rukini mendaki Ciremai sendiri, terbilang istimewa. Pasalnya, Ini merupakan pertama kalinya dia melakukan aktivitas tersebut.

"Usia 74. Ini mau ke gunung Ciremai sama mantu, anak, cucu. Liburan," kata Rukini, saat proses pendaftaran ulang d pos 1 JP Apuy, Jumat (30/12/2022).

Baca: Libur Paskah, Gunung Ciremai Kuningan Diserbu Pendaki dari Berbagai Daerah

Tidak ada motivasi khusus terkait keputusannya untuk melakukan pendakian. Modal besar Rukini untuk mendaki adalah pengalamannya naik gunung di Makkah, saat menjalankan ibadah haji.

"Pengen nyobain aja. Nggak, nggak pernah (mendaki) sih. Ini baru pertama, pengen liat. Waktu ke Makkah, juga naik ke gunung," jelas dia.

"Persiapannya kalau pagi sih, jalan. Sudah siap lah. Alhamdulillah kondisi sekarang lagi sehat, fits. Mudah-mudahan sampai, nengok ke gunung. Nih mantu senengnya ke hutan, ke gunung," jelas dia.

Baca: 8 Pendaki Gunung Ciremai Bikin Heboh, Dikabarkan Hilang Ternyata Ditemukan Selamat

Sementara animo masyarakat untuk naik Gunung Ciremai, khususnya dari JP Apuy tahun ini mengalami penurunan. Jika biasanya pada libur Nataru jumlah pendakian mencapai ratusan, kali ini hanya di angka puluhan saja.

"Pas Natal kemarin juga hanya di angka puluhan. Ini terjadi sejak ada peraturan baru yakni naik hanya sampai pos 5 aja dan waktu naik dari pukul 08.00 sampai 11.00 WIB," pungkas koordinator Jalur Pendakian Apuy Thoip.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Korban Erupsi Gunung...
3 Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup Hari Ini
Pencarian 3 Pendaki...
Pencarian 3 Pendaki Gunung Dukono Dilanjutkan Besok
Update Erupsi Gunung...
Update Erupsi Gunung Dukono: 14 Pendaki Selamat, 2 Masih Hilang
Gunung Dukono Meletus,...
Gunung Dukono Meletus, 2 Pendaki Dilaporkan Tewas dan 20 Terjebak
20 Pendaki Tersesat...
20 Pendaki Tersesat dan Terluka saat Gunung Dukono Erupsi, Tim SAR Gabungan Evakuasi
Jenazah Pendaki Gunung...
Jenazah Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali Dievakuasi, Penyebab Meninggalnya Diumumkan Rumah Sakit
Kolese Kanisius Gelar...
Kolese Kanisius Gelar Ekskursi Agama 2025 di Majalengka
Pria Ini Ditangkap karena...
Pria Ini Ditangkap karena Tinggalkan Pacarnya di Puncak Gunung Tertinggi Austria hingga Mati Membeku
1.000 Pendaki Terjebak...
1.000 Pendaki Terjebak Badai Salju Everest, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
Rekomendasi
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved