Data Sekolah Rusak, Pj Gubernur DKI: Tahun Depan Bakal Direvitalisasi
Selasa, 27 Desember 2022 - 11:26 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, Heru menunggu arahan pemerintah pusat dalam bentuk desain. "Nanti Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) mendesainnya seperti apa, tentunya arahan Pemerintah Pusat," ujarnya.
Sekadar diketahui, peristiwa robohnya tembok pembatas bangunan di MTsN 19, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis 6 Oktober 2022. Dalam peristiwa itu, tiga siswa meninggal dunia.
Menyusul insiden tragis itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melakukan kajian untuk mencari penyebab robohnya tembok tersebut. Hasil kajian cepat BPBD DKI Jakarta menunjukkan bahwa tembok tersebut tak kuat menahan derasnya air. Baca juga: Anies Kunjungi Rumah Siswa Korban Tewas Tembok Roboh MTsN 19
"Peristiwa robohnya tembok itu diduga karena kehilangan kemampuan menahan volume genangan air dari luar sekolah yang terus naik oleh hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak pukul 14.00 WIB," kata Kepala Satuan Pelaksana Data Pusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta Michael dalam keterangan resminya, Jumat 7 Oktober 2022.
Sekadar diketahui, peristiwa robohnya tembok pembatas bangunan di MTsN 19, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis 6 Oktober 2022. Dalam peristiwa itu, tiga siswa meninggal dunia.
Menyusul insiden tragis itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melakukan kajian untuk mencari penyebab robohnya tembok tersebut. Hasil kajian cepat BPBD DKI Jakarta menunjukkan bahwa tembok tersebut tak kuat menahan derasnya air. Baca juga: Anies Kunjungi Rumah Siswa Korban Tewas Tembok Roboh MTsN 19
"Peristiwa robohnya tembok itu diduga karena kehilangan kemampuan menahan volume genangan air dari luar sekolah yang terus naik oleh hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak pukul 14.00 WIB," kata Kepala Satuan Pelaksana Data Pusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta Michael dalam keterangan resminya, Jumat 7 Oktober 2022.
(mhd)
Lihat Juga :