Ketua Forum Bela Negara Papua Minta Kado Natal Penuntasan Kasus Korupsi ke KPK
Minggu, 25 Desember 2022 - 09:43 WIB
loading...
Ketua Forum Bela Negara Provinsi Papua Sarlens LS Ayatonai meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan ‘kado Natal’ kepada masyarakat Papua. (Ist)
A
A
A
JAYAPURA - Ketua Forum Bela Negara Provinsi Papua Sarlens LS Ayatonai meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan ‘kado Natal’ kepada masyarakat Papua.
Kado Natal yang dimaksud adalah kesungguhan lembaga antirasuah itu membersihkan korupsi di Tanah Papua, terutama menuntaskan kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe.
“Dengan ini meminta kepada KPK, berikan kami kado Natal, yaitu KPK lebih intens lagi memeriksa dan serius terhadap kasus Gubernur Papua Bapak Lukas Enembe, sebab akhir-akhir ini yang kami lihat ada kelonggaran yang terjadi,’’ kata Sarlens, Minggu (25/12/2022).
Sekretaris Umum Badan Musyawarah 7 Wilayah Adat Kepala-kepala Suku Raja di Papua ini mengatakan, kalau tidak ada lagi korupsi di Tanah Papua maka Papua akan dibangun lebih lancar.
Penuntasan kasus Lukas yang merupakan orang nomor satu di Papua menjadi momentum penting bagi KPK untuk membuktikan kesungguhannya memberantas korupsi yang dinilainya sudah membudaya di kalangan para pejabat daerah di Papua.
Kado Natal yang dimaksud adalah kesungguhan lembaga antirasuah itu membersihkan korupsi di Tanah Papua, terutama menuntaskan kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe.
“Dengan ini meminta kepada KPK, berikan kami kado Natal, yaitu KPK lebih intens lagi memeriksa dan serius terhadap kasus Gubernur Papua Bapak Lukas Enembe, sebab akhir-akhir ini yang kami lihat ada kelonggaran yang terjadi,’’ kata Sarlens, Minggu (25/12/2022).
Sekretaris Umum Badan Musyawarah 7 Wilayah Adat Kepala-kepala Suku Raja di Papua ini mengatakan, kalau tidak ada lagi korupsi di Tanah Papua maka Papua akan dibangun lebih lancar.
Penuntasan kasus Lukas yang merupakan orang nomor satu di Papua menjadi momentum penting bagi KPK untuk membuktikan kesungguhannya memberantas korupsi yang dinilainya sudah membudaya di kalangan para pejabat daerah di Papua.
Lihat Juga :