JSLG Sorot Kasus Pelanggaran HAM di Papua

Sabtu, 24 Desember 2022 - 21:38 WIB
loading...
JSLG Sorot Kasus Pelanggaran...
Pasukan TNI di Papua. Foto: Istimewa
A A A
TIMIKA - Jimly School Law and Government (JSLG) menyoroti kasus pelanggaran HAM di Papua. Menurutnya penegakan kasus pelanggaran HAM di Papua masih setengah hati.

Direktur JSLG, Muhammad Muslih mengatakan,tindakan kekerasan dan penyiksaan oleh aparat Polri-TNI yang memutilasi warga sipil di Mimika, Papua, merupakan pelanggaran HAM berat.

"JSLG menyoroti kasus pelanggaran HAM berat di Paniai, Papua. Sebab, pelakunya divonis bebas," katanya, kepada wartawan, Sabtu (24/12/2022).

Baca juga: Kronologi Personel Brimob Tertembak saat Serangan KKB di Kiwirok

Dilanjutkan dia, hilangnya harapan access to justice dalam penegakan HAM atas putusan bebas kasus pelanggaran HAM berat Paniai, membuktikan pemerintahkurang miliki komitmen pemenuhan hak atas keadilan bagi koban.

Untuk informasi, Perkara Paniai disebut juga dengan Paniai berdarah. Perkara itu merupakan insiden yang terjadi di Paniai, Papua, pada Desember 2014 lalu.

Terdapat empat pelajar meninggal dunia usai ditembak oleh pasukan gabungan militer. Dari empat orang itu, 1 orang meninggal setelah mendapat perawatan dan 17 orang lainnya luka-luka, karena melakukan aksi protes terkait pengeroyokan aparat TNI terhadap pemuda di Lapangan Karel Gobai, Enarotali, Paniai.

Baca: Kronologi Serangan KKB di Ilaga Papua Sebabkan 1 Prajurit TNI Tertembak

Isak Sattu perwira penghubung di Komando Distrik Militer (Kodim) Paniai, ketika peristiwa itu berlangsung dinyatakan bersalah atas tragedi yang terjadi.

Namun, pada sidang putusan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (8/12/2022) terdakwa divonis bebas karena dianggap tak terbukti.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Pesawat PT AMA Diduga...
Pesawat PT AMA Diduga Ditembaki hingga Dibakar KKB Baru Pimpinan M Mbalingga
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
Rakornas ASPIKOM 2026...
Rakornas ASPIKOM 2026 Perkuat Transformasi Pendidikan Ilmu Komunikasi, MNC University Turut Berkontribusi
Berita Terkini
Ratusan Petani Tembakau...
Ratusan Petani Tembakau Demo, Peringatkan Ancaman PP 28/2024 terhadap Jutaan Pekerja IHT
P2RPTI Jateng Perkuat...
P2RPTI Jateng Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal dan Sejahterakan Petani Tembakau
Pramono Yakin Obligasi...
Pramono Yakin Obligasi Daerah Tak Akan Bebani Gubernur Selanjutnya
Bea Cukai dan BAIS TNI...
Bea Cukai dan BAIS TNI Gagalkan Peredaran Miras Berpita Cukai Palsu Senilai Rp12,55 Miliar di Bali
Kapolda Metro Jaya Pimpin...
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab 22 Pejabat Utama dan Kapolres, Ini Daftarnya
Kementerian Hukum Serahkan...
Kementerian Hukum Serahkan SK Penegasan WNI kepada 7 Warga Keturunan Filipina di Bitung
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved