Kelompok Cipayung Medan dan Bobby Nasution Bertemu, Ada Apa?
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
"Kita inginkan ikon kota yang mampu hidupkan aktivitas UMKM sebagai aktivitas ekonomi warga," ungkap Akbar.
Di samping itu, tambahnya masyarakat Medan menginginkan pula ikon yang mengandung nilai budaya di dalamnya. Ada pula nilai seni di ikon Kota Medan. Sebab itu, yang cukup terpenting tentu nilai wisatanya yang harus ada, sehingga Medan menjadi destinasi bagi banyak orang.
"Dari diskusi ini kami yakin Bang Bobby bisa mewujudkannya. Kami ingin ada blue print atau simposium yang bisa diterapkan. Itu akan memudahkan kerja Bang Bobby ke depan, dan kami siap membantu," lanjut Akbar. (BACA JUGA: Wabup Ngamuk Tak Dilibatkan dalam Pemerintahan, Ini Klarifikasi Kepala BKSDM Dairi)
Bobby pun menjawab hal yang dipaparkan Akbar sebagai suatu yang memang harus diusahakan.
"Bicara penciptaan ikon kota memang harus ada geliat hidup-menghidupkan. Kita akan usahakan ikon itu mencakup aspek ekonomi di dalamnya. Maka itu saya ajak kalian dari kalangan muda untuk ikut berkolaborasi bersama kami," papar Bobby.
Sementara Ketua Umum GMNI Cabang Medan Yesra Umar Hasibuan dan Ketua Umum PMKRI Cabang Medan Ferdinandus Manik kompak menyebutkan, selama ini kreativitas anak muda kurang mendapat wadah."Kami ingin Bang Bobby mewadahi anak muda untuk pembangunan," timpal Ferdinandus.
Menurut Yesra, maka dari itu kolaborasi dengan anak muda memang sangat penting untuk pembangunan dan perbaikan Kota Medan kedepan.
Menjawab hal itu, Bobby mengatakan sempat melakukan kunjungan ke Kabupaten Banyuwangi untuk belajar. Di sana, pemerintah setempat berhasil menggandeng anak muda untuk menciptakan pembangunan kreatif. "Hal itu sangat mungkin diterapkan di Medan," kata Bobby.
Di samping itu, tambahnya masyarakat Medan menginginkan pula ikon yang mengandung nilai budaya di dalamnya. Ada pula nilai seni di ikon Kota Medan. Sebab itu, yang cukup terpenting tentu nilai wisatanya yang harus ada, sehingga Medan menjadi destinasi bagi banyak orang.
"Dari diskusi ini kami yakin Bang Bobby bisa mewujudkannya. Kami ingin ada blue print atau simposium yang bisa diterapkan. Itu akan memudahkan kerja Bang Bobby ke depan, dan kami siap membantu," lanjut Akbar. (BACA JUGA: Wabup Ngamuk Tak Dilibatkan dalam Pemerintahan, Ini Klarifikasi Kepala BKSDM Dairi)
Bobby pun menjawab hal yang dipaparkan Akbar sebagai suatu yang memang harus diusahakan.
"Bicara penciptaan ikon kota memang harus ada geliat hidup-menghidupkan. Kita akan usahakan ikon itu mencakup aspek ekonomi di dalamnya. Maka itu saya ajak kalian dari kalangan muda untuk ikut berkolaborasi bersama kami," papar Bobby.
Sementara Ketua Umum GMNI Cabang Medan Yesra Umar Hasibuan dan Ketua Umum PMKRI Cabang Medan Ferdinandus Manik kompak menyebutkan, selama ini kreativitas anak muda kurang mendapat wadah."Kami ingin Bang Bobby mewadahi anak muda untuk pembangunan," timpal Ferdinandus.
Menurut Yesra, maka dari itu kolaborasi dengan anak muda memang sangat penting untuk pembangunan dan perbaikan Kota Medan kedepan.
Menjawab hal itu, Bobby mengatakan sempat melakukan kunjungan ke Kabupaten Banyuwangi untuk belajar. Di sana, pemerintah setempat berhasil menggandeng anak muda untuk menciptakan pembangunan kreatif. "Hal itu sangat mungkin diterapkan di Medan," kata Bobby.
(vit)
Lihat Juga :