Biografi Gajah Mada, Asal Usul, Perjuangan dan Kematiannya

Jum'at, 23 Desember 2022 - 09:18 WIB
loading...
Biografi Gajah Mada,...
Gajah Mada merupakan seorang mahapatih dari Kerajaan Majapahit. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Biografi Gajah Mada , asal-usul, perjuangan dan kematiannya akan dibahas dalam artikel ini. Gajah Mada merupakan seorang mahapatih dari Kerajaan Majapahit .

Dalam era kejayaan kerajaannya, yakni di era pemerintahan Raja Hayam Wuruk, Gajah Mada dikenal sangat berpengaruh di era pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Sebagai seorang mahapatih, ia dikenal sebagai sosok yang setia dan perkasa dalam menjaga keutuhan dan juga dalam menyebarkan pengaruhnya.

Baca juga : Strategi Gajah Mada Redam Pemberontakan di Kerajaan Majapahit

Maka dari itu, tak jarang jika publik selalu bertanya tentang identitasnya. Berikut ini biografi Gajah Mada, Asal Usul, Perjuangan dan Kematiannya.

Asal Usul Maha Patih Gajah Mada

- Kelahiran

Berdasarkan sengkala yang terdapat pada Babad Gajah Mada, telah diketahui bahwa ia lahir pada tahun 1229 dan mempunyai nama lain yakni Jirnodora.

Dalam sengkala Babad Gajah Mada terdapat kata 'om cri saka warsa jiwa mrtta yogi swaha' yang artinya 'selamatlah pada tahun saka jiwa mrtta yogi swaha', pada kata tersebut memiliki makna yakni arti 1, mrtta 2, yogi 2, swaha 1 lengkapnya dalam petikan tersebut berarti tahun Saka 1221 atau 1229 Masehi.

Orang tua dari mahapatif belumlah jelas, sebab banyak cerita yang melatar belakanginya misal dalam buku The Pakubuwono code bahwa ayah dan ibunya seorang Brahmana dan Brahmani yang bernama Curadharmawyasa dan Nariratih.

- Nama Gajah Madhaa

Telah diketahui bahwa nama Gajah Madhaa sudah dipakai sejak ia masih menjadi masyarakat sipil biasa dan nama kecil tersebut mulai dikenal kembali pada tahun 1319 pada saat ia menjadi seorang patih.

Nama kecil dari mahapatih tersebut memiliki makna tersendiri, misalnya kata gajah merupakan julukan bagi orang yang mempunyai kekuatan dan berasal dari desa Maddha.

Baca juga : Sumpah Palapa Gajah Mada, 21 Tahun Penaklukan Nusantara

- Perjuangan menjadi seorang patih

Gajah Mada mulai menjadi mahapatih dan mengabdi kepada kerajaan majapahit telah dimuai semenjak ia berusia 23 tahun atau pada tahun 1313.

Perjalanan menjadi seorang patih yang gagah berani dimulai pada saat ia memimpin dan menaklukan pemberontakan Ra Kunti yakni pada tahun 1319.

Capaian terbesar dari mahapatih Kerajaan Majapahit ini adalah berhasil menyatukan seluruh wilayah di nusantara. Hal tersebut merupakan bukti sumpah yang ia kemukakan sejak pengangkatannya menjadi patih Amangkubumi Majapahit yang terkenal dengan sumpah palapa.

- Kematian Gajah Mada

Telah diketahui dalam kitab Kakawin Negarakertagama, bahwa sekembalinya Raja Hayam Wuruk dari pelaksanaan upacara keagamaan di Simping dan menjumpai mahapatih telah sakit.

Setelah sakit yang begitu lama telah disebutkan juga bahwa mahapatih telah meninggal pada tahun 1364 masehi.

Namun selain itu ada pendapat lain yakni Gajah Mada moksa atau menghilang diri. Penyebutan tersebut terjadi dalam kidung Sunda PUpuh ke Tiga atau Sinom.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Kisah Raja Tribhuwana...
Kisah Raja Tribhuwana Tunggadewi Mempercayakan Perempuan Memimpin di Majapahit
Tiga Saran Gayatri Wujudkan...
Tiga Saran Gayatri Wujudkan Sumpah Palapa Gajah Mada
Sosok Mpu Nambi, Mahapatih...
Sosok Mpu Nambi, Mahapatih Pertama Kerajaan Majapahit yang Jago Siasat Perang
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Polisi Usut Penyandang...
Polisi Usut Penyandang Dana hingga Penyewa Gedung Hayam Wuruk yang Jadi Markas Judi Online
Sindikat Judi Online...
Sindikat Judi Online di Hayam Wuruk Sudah Beroperasi 2 Bulan, Sewa Kantor untuk Setahun
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved