Pemkab Trenggalek Mulai Buka 14 Destinasi Wisata Secara Bertahap

Sabtu, 11 Juli 2020 - 04:04 WIB
loading...
Pemkab Trenggalek Mulai...
Bupati Trenggalek M Nur Arifin menyelam di salah satu pantai kebanggaan Trenggalek.Foto/dok
A A A
TRENGGALEK - Memasuki era tatanan kehidupan baru dimasa pandemi covid-19, Pemerintah Kabupaten Trenggalek membuka 14 Destinasi Wisata New Normal.

Launching pembukaan destinasi wisata new normal yang dihadiri oleh Forkopimda Trenggalek ini berlangsung di destinasi wisata Putri Maron yang berlokasi di Desa Depok Kecamatan Bendungan, Jumat (10/7/2020)..Ke 14 destinasi yang telah dibuka beberapa diantaranya merupakan destinasi wisata yang dikelola oleh Pemerintah dan juga destinasi yang dikelola oleh masyarakat.

(Baca juga: 4 Tahun Berturut, Pemkab Trenggalek Terima Opini WTP dari BPK )

Sebelum dibuka, 14 destinasi tersebut telah melalui tahapan verifikasi yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan guna memastikan kesiapan beroperasi dan setiap aktifitas didalamnya aman dari covid-19..Melaunching pembukaan destinasi wisata new normal, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menuturkan jika dulu era PSBB dilakukan restriksi atau pembatasan total, namun disaat sudah masuk era new normal seperti ini maka eranya adalah disiplin total..Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipin ini membangun kedisiplinan tidak bisa hanya sekedar penegakan, tetapi juga diperlukan sebuah elemen kesadaran..Disisi lain pemimpin muda ini mengatakan Trenggalek memiliki keunggulan menghadapi pandemi covid-19. Keunggulan tersebut diantaranya belum adanya transmisi lokal, masuk dalam zona resiko penularan rendah, serta penerapan protokol new normal yang sudah mendapatkan pengakuan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri.."Jadi kita buka beberapa tahapan setelah kemarin SOP kita sudah mendapatkan juara di Kemendagri kemudian kita sosialisasikan bagaimana tata cara pariwisata new normal," tutur Bupati Nur Arifin..Meski sudah ada pembukaan destinasi wisata new normal, Bupati menegaskan destinasi wisata new normal belum seluruhnya dibuka. Artinya pembukaan akan dilakukan bertahap dan di fase awal ini akan di peruntukkan bagi wisatawan lokal terlebih dahulu..Sedangkan untuk wisatawan luar daerah, Pemkab Trenggalek kini tengah menyiapkan platform online bekerjasama dengan Bank Jatim, sehingga kedepan pembayaran bisa dilakukan dengan mekanisme non tunai atau cashless.."Nanti sebelum mereka datang kita sudah mendata dulu siapa-siapa yang akan datang darimana, kemudian nanti begitu datang kita bawa ke checkpoint untuk observasi, begitu dinyatakan aman bisa melanjutkan perjalanan ke destinasi," terang Bupati..Prosedur tersebut dilakukan guna memastikan tidak adanya overload pengunjung agar penerapan physical distancing bisa berjalan secara optimal..(Baca juga: Trenggalek Konfirmasi Satu Lagi Pasien Positif Covid-19)

Sementara itu apabila ditemukan destinasi wisata yang sudah dibuka tidak disiplin memenuhi protokol kesehatan, Bupati menegaskan akan dilakukan evaluasi dan pemantauan oleh beberapa OPD terkait.."Sehingga nanti kalau kemudian kita lihat protokolnya tidak di tegakkan, pelaku jasa wisatanya katakanlah ketika di rapid tes reaktif dan sebagainya ya harus ditutup sementara kemudian dibenahi lagi protokol kesehatannya," tegasnya.

(Baca juga:).Di saat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto menjelaskan ada 22 destinasi wisata yang telah mengajukan permohonan untuk diverifikasi..Namun setelah diverifikasi oleh Gugus Tugas Covid-19 bersama dengan Disparbud, hanya ada 14 destinasi yang lolos dan dinyatakan siap beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat..Dari 14 destinasi wisata new normal tersebut, 4 diantaranya merupakan destinasi wisata yang dikelola oleh Pemerintah mulai dari Goa Lowo, Pantai Prigi, Pantai Karanggongso, dan Pantai Pelang. Ditambah lagi destinasi yang dikelola oleh masyarakat mulai dari Goa Ngerit, Putri Maron, Wisata Tebing Linggo, Durensari, dan beberapa destinasi lain..Sunyoto menerangkan verifikasi didasarkan pada beberapa kriteria penilaian meliputi aktifitas protokol new normal, kesiapan SDM, dan implementasi di lapangan. Ditambahkan olehnya, Dinas Pariwisata akan terus melakukan pemantauan pada destinasi yang lolos verifikasi guna memastikan apakah setiap protokol new normal bisa berjalan secara optimal.."Nanti kita akan terus mendampingi, melihat, destinasi tersebut. Dan dibantu gugus tugas terutama yang berada di kecamatan maupun di desa," jelasnya.."Terkait pemantauan kami, pendampingan kami itu nanti hubungannya dengan penerapan protokol kesehatan," pungkasnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Ketua Komisi VII:...
Wakil Ketua Komisi VII: Gelaran Tona Sian Huta Angkat Opera Batak ke Panggung Nasional
Libur Panjang, Monas...
Libur Panjang, Monas Diserbu 4.009 Pengunjung, 129 di Antaranya Wisatawan Mancanegara
BPODT Sebut Infrastruktur...
BPODT Sebut Infrastruktur dan Regulasi Kunci Pengembangan Destinasi Danau Toba
The Maritime Circle,...
The Maritime Circle, Cara Baru Menikmati Kepemilikan Yacht di Bali
Lebaran Kedua, 30 Ribu...
Lebaran Kedua, 30 Ribu Kendaraan Serbu Kawasan Wisata Pandeglang
5 Alasan Florawisata...
5 Alasan Florawisata Santerra Jadi Destinasi Favorit di Malang
Bukan Sekadar Tempat...
Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Bandung Jadi Destinasi...
Bandung Jadi Destinasi Favorit saat Libur Panjang, Ini 3 Tempat Wisata Paling Hits
Indonesia - Jepang Teken...
Indonesia - Jepang Teken MoC Pariwisata, Perkuat Kerja Sama dan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Berita Terkini
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved