Microgrid Hitachi Energy Nusa Penida Pasok 20% Kebutuhan Listrik KTT G20 di Bali
Selasa, 20 Desember 2022 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Proyek ini dikerjakan dalam konsorsium dengan PT Surya Energi Indotama (SEI), Hitachi Energy memasok solusi tersebut termasuk: 3MW/3MWh e-meshTM PowerStoreTM Battery Energy Storage System (BESS) dan otomatisasi e-mesh yang canggih, dengan target pencapaian 6.779 MWh per tahun, dan mengurangi emisi karbon sebesar 3.200 ton CO2 per tahun.
Predrag mengungkapkan proyek ini dikerjakan dengan periode pengerjaan dan letak geografis yang cukup menantang. Meskipun demikian, tim di lapangan berhasil mengintegrasikan ladang surya dengan pembangkit listrik diesel dan sistem penyimpanan energi baterai yang ada untuk memaksimalkan pasokan listrik energi terbarukan dan menurunkan penggunaan bahan bakar fosil untuk beralih ke energi yang dihasilkan lebih berkelanjutan
"Ini adalah proyek kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan transisi energi untuk masa depan yang berkelanjutan di Indonesia," jelas Predrag.
Sistem kontrol canggih e-mesh membantu memaksimalkan kinerja sistem PLTS hibrida di Nusa Penida. Solusi gabungan menghasilkan pengoperasian BESS dan PV tenaga surya yang stabil dan terkoordinasi dengan PLTD yang ada.
Pada siang hari, BESS menstablilkan fluktuasi dari pembangkit terbarukan dan memungkinkan pembagian beban untuk memastikan operasi genset yang efisien. Lapisan kontrol e-mesh juga terus memantau anomali operasi daya, dan dapat dengan cepat mengirimkan energi dari BESS untuk melindungi jaringan listrik pulau
Predrag mengungkapkan proyek ini dikerjakan dengan periode pengerjaan dan letak geografis yang cukup menantang. Meskipun demikian, tim di lapangan berhasil mengintegrasikan ladang surya dengan pembangkit listrik diesel dan sistem penyimpanan energi baterai yang ada untuk memaksimalkan pasokan listrik energi terbarukan dan menurunkan penggunaan bahan bakar fosil untuk beralih ke energi yang dihasilkan lebih berkelanjutan
"Ini adalah proyek kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan transisi energi untuk masa depan yang berkelanjutan di Indonesia," jelas Predrag.
Sistem kontrol canggih e-mesh membantu memaksimalkan kinerja sistem PLTS hibrida di Nusa Penida. Solusi gabungan menghasilkan pengoperasian BESS dan PV tenaga surya yang stabil dan terkoordinasi dengan PLTD yang ada.
Pada siang hari, BESS menstablilkan fluktuasi dari pembangkit terbarukan dan memungkinkan pembagian beban untuk memastikan operasi genset yang efisien. Lapisan kontrol e-mesh juga terus memantau anomali operasi daya, dan dapat dengan cepat mengirimkan energi dari BESS untuk melindungi jaringan listrik pulau
(msd)
Lihat Juga :