Tunggu Lampu Hijau DPRD, Warga Gusuran JIS Belum Huni Kampung Susun Bayam
Sabtu, 17 Desember 2022 - 10:20 WIB
loading...
Pemprov DKI ingin keberadaan JIS turut berdampak pada masyarakat sekitar. Hal inilah alasan Kampung Susun Bayam dibangun di sekitar JIS. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) masih menunggu 'lampu hijau' dari DPRD untuk menyerahkan aset lahan Kampung Susun Bayam (KSB) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara ke PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
Diketahui status aset lahan KSB yang masih milik Dispora membuat calon penghuni belum dapat menempati hunian yang sudah rampung sejak September 2022. Baca juga: Kampung Susun Bayam Belum Bisa Dihuni, BP BUMD: Sedang Diudit
”Sampai sekarang persetujuan DPRD itu belum keluar, masih berproses. Jadi, kami sekarang masih mencatat sebagai aset kami,” kata Kepala Seksi Prasarana dan Olahraga Dispora DKI Jakarta Fikri Hidayat dalam keteranganya dikutip, Sabtu (17/12/2022).
Fikri menambahkan bahwa lahan yang dimiliki Dispora seluas 26 hektare yang diperuntukkan untuk kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dan ITF Sunter.
”Lahan keseluruhan 26 hektare punya Dispora. Sepanjang 23 hektare untuk bangun JIS, 3 hektare bangun ITF. Nah, untuk kampung bayam bagian dari 23 hektare," ucap Fikri.
Diketahui status aset lahan KSB yang masih milik Dispora membuat calon penghuni belum dapat menempati hunian yang sudah rampung sejak September 2022. Baca juga: Kampung Susun Bayam Belum Bisa Dihuni, BP BUMD: Sedang Diudit
”Sampai sekarang persetujuan DPRD itu belum keluar, masih berproses. Jadi, kami sekarang masih mencatat sebagai aset kami,” kata Kepala Seksi Prasarana dan Olahraga Dispora DKI Jakarta Fikri Hidayat dalam keteranganya dikutip, Sabtu (17/12/2022).
Fikri menambahkan bahwa lahan yang dimiliki Dispora seluas 26 hektare yang diperuntukkan untuk kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dan ITF Sunter.
”Lahan keseluruhan 26 hektare punya Dispora. Sepanjang 23 hektare untuk bangun JIS, 3 hektare bangun ITF. Nah, untuk kampung bayam bagian dari 23 hektare," ucap Fikri.
Lihat Juga :