Kepala OJK Aceh Dukung Langkah Aminullah Perangi Rentenir
Jum'at, 10 Juli 2020 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
“Yang pertama itu mereka itu ingin bangkit dengan UMKM dan permodalannya. Mereka butuh solusinya, jangan sampai terjebak rentenir lagi intinya,” kata Aminullah.
Sukses di Bank Aceh Syariah dalam dua periode (2000-2010), menjadi basic Aminullah dalam mendorong dirinya mendirikan LKMS Mahira Muamalah
“Ada 80 persen dari pasar-pasar di Banda Aceh ini, Pasar Aceh, Pasar Ulee Kareng, Pasar Setui dan Pasar Darussalam. Kebanyakan warga ini berurusan dengan rentenir, ini sangat membahayakan,” katanya.
Para Pedagang, katanya, mendapatkan kredit dari rentenir mencapai 80 persen dan kini turun drastis setelah hadir LKMS Mahirah menjadi 14 persen, dan ini telah dilakukan survey awal dan akhir.
“Maka sejak saat saya terpilih, program pertama yang saya lakukan saat itu adalah mendirikan Mahira Muamalah Syariah. Dan berkat izin OJK kita bisa operasikan pada 2018,” tambahnya lagi.
Selain mengandalkan LKMS Mahirah, Wali Kota Aminullah yang juga selaku Ketua Umum MES Aceh ini, bersama para anggotanya turut aktif dalam mengedukasi masyarakat atas bahayanya ‘Bank 47’ itu.
Solusi ini pun menjadi sorotan nasional, dan Wali Kota Aminullah sering diminta untuk mempresentasikan inovasinya ini oleh Pemerintah Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia. Langkahnya pun mampu meraih deretan penghargaan berkaliber nasional, diantaranya Sindo Media, penghargaan predikat Indonesia Visionary Leader (IVL) 2019, yang diserahkan oleh Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik pada malam Inagurasi IVL di Lido Lake Resort, Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis, 27 Februari 2020.
Sukses di Bank Aceh Syariah dalam dua periode (2000-2010), menjadi basic Aminullah dalam mendorong dirinya mendirikan LKMS Mahira Muamalah
“Ada 80 persen dari pasar-pasar di Banda Aceh ini, Pasar Aceh, Pasar Ulee Kareng, Pasar Setui dan Pasar Darussalam. Kebanyakan warga ini berurusan dengan rentenir, ini sangat membahayakan,” katanya.
Para Pedagang, katanya, mendapatkan kredit dari rentenir mencapai 80 persen dan kini turun drastis setelah hadir LKMS Mahirah menjadi 14 persen, dan ini telah dilakukan survey awal dan akhir.
“Maka sejak saat saya terpilih, program pertama yang saya lakukan saat itu adalah mendirikan Mahira Muamalah Syariah. Dan berkat izin OJK kita bisa operasikan pada 2018,” tambahnya lagi.
Selain mengandalkan LKMS Mahirah, Wali Kota Aminullah yang juga selaku Ketua Umum MES Aceh ini, bersama para anggotanya turut aktif dalam mengedukasi masyarakat atas bahayanya ‘Bank 47’ itu.
Solusi ini pun menjadi sorotan nasional, dan Wali Kota Aminullah sering diminta untuk mempresentasikan inovasinya ini oleh Pemerintah Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia. Langkahnya pun mampu meraih deretan penghargaan berkaliber nasional, diantaranya Sindo Media, penghargaan predikat Indonesia Visionary Leader (IVL) 2019, yang diserahkan oleh Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik pada malam Inagurasi IVL di Lido Lake Resort, Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis, 27 Februari 2020.
(atk)