Sumpah Palapa Gajah Mada, 21 Tahun Penaklukan Nusantara
Kamis, 15 Desember 2022 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Pengganti Gajah Mada, Mahapatih Enggon yang Tak Tegas Sebabkan Kehancuran Majapahit
Kemudian, pada 1334, bersama dengan Arya Damar, Gajah Mada menaklukkan Lombok dan sejumlah negeri di Kalimantan seperti Kapuas, Katingan, Sampit, Kotalingga (Tanjunglingga), Kotawaringan, Sambas, Lawai, Kendawangan, Landak, Samadang, Tirem, Sedu, Brunei, Kalka, Saludung, Sulu, Pasir, Barito, Sawaku, Tabalung, Tanjungkutei, dan Malano.
Penaklukkan Gajah Mada terus dilakukan hingga masa Prabu Hayam Wuruk, pada 1357, terutama di wilayah timur.
Adapun wilayah-wilayah yang menjadi sasaran pendudukan Gajah Mada adalah Logajah, Gurun, Sukun, Taliwang, Sapi, Gunungapi, Seram, Hutankadali, Sasak, Bantayan, Luwu, Buton, Banggai, Kunir, Galiyan, Salayar, Sumba, Muar (Saparua), Solor, Bima, Wandan (Banda), Ambon, Wanin, Seran, Timor, dan Dompu.
Baca: Kisah Asmara Gajah Mada, Panglima Perang Majapahit yang Sumpahnya Menggemparkan Nusantara
Kendati hampir menguasai Nusantara, nyatanya Kerajaan Majapahit belum menguasai Pulau Madura dan Kerajaan Sunda. Hal ini karena kedua wilayah itu memiliki ikatan erat dengan Nararya Sanggramawijaya atau Raden Wijaya.
Sumpah Palapa membawa Kerajaan Majapahit mencapai puncak kekuasaannya. Namun, menjadikan kerajaan itu sebagai negeri kolonial haus perang. Sumpah Palapa juga dapat dilihat sebagai ambisi Kerajaan Majapahit untuk menaklukkan wilayah-wilayah di Nusantara dengan jalan perang.
Sumber tulisan:
1. Peri Mardiono, Sejarah Kelam Majapahit, Araska Publishing, 2020.
2. Sri Wintala Achmad, Gajah Mada: Kisah Cinta dan Kisah Penaklukan-penaklukannya, Araska Publishing, 2019.
Kemudian, pada 1334, bersama dengan Arya Damar, Gajah Mada menaklukkan Lombok dan sejumlah negeri di Kalimantan seperti Kapuas, Katingan, Sampit, Kotalingga (Tanjunglingga), Kotawaringan, Sambas, Lawai, Kendawangan, Landak, Samadang, Tirem, Sedu, Brunei, Kalka, Saludung, Sulu, Pasir, Barito, Sawaku, Tabalung, Tanjungkutei, dan Malano.
Penaklukkan Gajah Mada terus dilakukan hingga masa Prabu Hayam Wuruk, pada 1357, terutama di wilayah timur.
Adapun wilayah-wilayah yang menjadi sasaran pendudukan Gajah Mada adalah Logajah, Gurun, Sukun, Taliwang, Sapi, Gunungapi, Seram, Hutankadali, Sasak, Bantayan, Luwu, Buton, Banggai, Kunir, Galiyan, Salayar, Sumba, Muar (Saparua), Solor, Bima, Wandan (Banda), Ambon, Wanin, Seran, Timor, dan Dompu.
Baca: Kisah Asmara Gajah Mada, Panglima Perang Majapahit yang Sumpahnya Menggemparkan Nusantara
Kendati hampir menguasai Nusantara, nyatanya Kerajaan Majapahit belum menguasai Pulau Madura dan Kerajaan Sunda. Hal ini karena kedua wilayah itu memiliki ikatan erat dengan Nararya Sanggramawijaya atau Raden Wijaya.
Sumpah Palapa membawa Kerajaan Majapahit mencapai puncak kekuasaannya. Namun, menjadikan kerajaan itu sebagai negeri kolonial haus perang. Sumpah Palapa juga dapat dilihat sebagai ambisi Kerajaan Majapahit untuk menaklukkan wilayah-wilayah di Nusantara dengan jalan perang.
Sumber tulisan:
1. Peri Mardiono, Sejarah Kelam Majapahit, Araska Publishing, 2020.
2. Sri Wintala Achmad, Gajah Mada: Kisah Cinta dan Kisah Penaklukan-penaklukannya, Araska Publishing, 2019.
(san)
Lihat Juga :