Atasi Banjir Tangerang Butuh Kolaborasi Pemerintah dan Pengembang
Kamis, 15 Desember 2022 - 02:50 WIB
loading...
A
A
A
”Fasos fasum itu telah kami manfaatkan untuk membangun Tandon Ciater, Tandon Lengkong Wetan, Tandon Lengkong Karya, dan Tandon Jaletreng (di Taman Kota II) sebagai upaya dalam pengendalian banjir di wilayah Kota Tangerang Selatan,” jelasnya.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah mengatakan, kolaborasi itu sangat membantu pihaknya dalam menangani banjir musiman di wilayah Tangerang saat ini.
”Kami upayakan tindakan korektif setiap kejadian genangan air. Terima kasih Sinar Mas Land atas penyediaan lahan penampungan sedimen dari drainase, sehingga main drain yang dikelola pemerintah maupun BSD City dapat bekerja optimal,” ungkapnya.
Pemkot Tangsel dan Pemkab Tangerang sedang menangani genangan air dan banjir di wilayahnya.Pada jangka menengah, kedua pemerintah daerah tersebut melakukan revitalisasi saluran pembuangan dari hulu ke hilir dan normalisasi waduk serta aliran sungai.
Hal tersebut diupayakan untuk meningkatkan daya tampung saluran yang menuju badan air atau drainase primer. Sedang pada jangka panjang, perusahaan juga membantu pemerintah daerah dalam penyempurnaan konektivitas.
Kemudian daya tampung sistem jaringan drainase untuk memastikan air larian (run off) terdistribusi dengan baik dan meminimalisir semaksimal mungkin air larian yang masuk ke badan air atau drainase utama.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah mengatakan, kolaborasi itu sangat membantu pihaknya dalam menangani banjir musiman di wilayah Tangerang saat ini.
”Kami upayakan tindakan korektif setiap kejadian genangan air. Terima kasih Sinar Mas Land atas penyediaan lahan penampungan sedimen dari drainase, sehingga main drain yang dikelola pemerintah maupun BSD City dapat bekerja optimal,” ungkapnya.
Pemkot Tangsel dan Pemkab Tangerang sedang menangani genangan air dan banjir di wilayahnya.Pada jangka menengah, kedua pemerintah daerah tersebut melakukan revitalisasi saluran pembuangan dari hulu ke hilir dan normalisasi waduk serta aliran sungai.
Hal tersebut diupayakan untuk meningkatkan daya tampung saluran yang menuju badan air atau drainase primer. Sedang pada jangka panjang, perusahaan juga membantu pemerintah daerah dalam penyempurnaan konektivitas.
Kemudian daya tampung sistem jaringan drainase untuk memastikan air larian (run off) terdistribusi dengan baik dan meminimalisir semaksimal mungkin air larian yang masuk ke badan air atau drainase utama.
(ams)
Lihat Juga :