TKW Pandeglang di Arab Saudi Diduga Dianiaya Majikan hingga Buta

Rabu, 14 Desember 2022 - 07:46 WIB
loading...
TKW Pandeglang di Arab...
Seorang tenaga kerja wanita, Daeni (tengah) asal Desa Bojen, Kecamatan Sobang, Pandeglang, Banten diduga mengalami penyiksaan oleh majikan du Riyadh, Arab Saudi
A A A
PANDEGLANG - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Bojen, Kecamatan Sobang, Pandeglang, Banten diduga mengalami penyiksaan oleh majikan du Riyadh, Arab Saudi. Sekujur tubuh pekerja ini mengalami luka pukulan. Parahnya lagi, kekejaman sang majikan menyebabkan pahlawan devisa ini mengalami kebutaan.

TKW bernama Daeni (48) ini pulang ke Indonesia melalui perantara seorang pilot. Kedatangan korban dalam kondisi penuh luka membuat keluarga panik dan kaget karena tidak memberitahu terlebih dahulu.

Pihak keluarga mendapati tubuh korban terluka, mulai kepala hingga telapak kaki. "Korban mengaku dipukul dengann rotan, jika dirinya tidak becus bekerja," kata kakak korban, Sukardi.

Baca juga: Tawuran Pecah saat Bupati Tuban dan Vokalis Naff Bernyanyi di Pembukaan Porkab 2022

Menurutnya, korban mengalami luka pukulan hingga terluka bakar. "Saya hanya mendapatkan makanan sepotong roti dan air minum selama bekerja," kata Daeni. Dia juga mengaku disekap dan disiksa/ "Hampir setiap hari saya disiksa," akunya.

Daeni menceritakan, yang melakukan adalah majikan prempuan. Dirinya disebut lambat dalam bekerja. "Ketika majikan laki-laki tidak ada di rumah, majikan perempuan selalu memukul," kenangnya.

Parahnya lagi, ponsel korban juga disita majikan. Sehingga selama dua tahun di Arab Saudi, tidak bisa memberi kebar ke keluarga. "Saya pulang dibantu pilot dan kemudian diantar dengan taksi dari bandara Sukarno Hatta ke rumah," tambahnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Karina Ranau Trauma...
Karina Ranau Trauma Berat Usai Dianiaya hingga Takut Pergi ke Warung Sendiri
Karina Ranau Minta Polisi...
Karina Ranau Minta Polisi Tambahkan Pasal Baru dalam Kasus Dugaan Penganiayaan
Arab Saudi Kirim Delegasi...
Arab Saudi Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Ini Alasannya!
Rekomendasi
Tips Redakan Nyeri Kepala...
Tips Redakan Nyeri Kepala Nyut-nyutan dari Dokter, Sederhana Pakai Bola Tenis
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Berita Terkini
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved