Kronologi Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar: Lumpuhkan 3 Petugas Satpol PP
Senin, 12 Desember 2022 - 12:52 WIB
loading...
Rumah Dinas Wali Kota Blitar Santoso. Foto: Solichan/SINDOnews
A
A
A
BLITAR - Kawanan perampok mengobok-obok rumah dinas (rumdin) Wali Kota Blitar, Jawa Timur. Perampok yang diduga berjumlah 5 orang dengan mudah menerobos masuk, termasuk merusak kamera CCTV di dalam ruangan.
Menurut Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, penghuni rumah dinas Wali Kota Blitar hanya 5 orang, yakni Wali Kota Santoso dan istri, serta 3 orang petugas Satpol PP.
Praktis, selama ini rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso itu hanya diamankan oleh 3 orang petugas Satpol PP . “Penghuni rumah (rumah dinas Wali Kota Blitar) 5 orang,” ujar Argowiyono, kepada wartawan, Senin (12/12/2022).
Baca juga: Begini Penampakan Rumah Dinas Wali Kota Blitar usai Terjadi Penyekapan dan Perampokan
Perampok yang beraksi antara pukul 3-4 dini hari itu, bergerak dengan leluasa. Jumlah mereka, yakni diduga 5 orang lebih banyak dari petugas keamanan yang ada di rumah dinas Wali Kota Blitar.
Di bawah todongan senjata tajam, 3 petugas Satpol PP dibuat tak berkutik seketika. Para penjahat yang diduga menerobos masuk lewat pintu samping, langsung merusak kamera CCTV dalam ruangan.
Begitu selesai mengurus 3 orang penjaga, para perampok langsung mendatangi Wali Kota Santoso dan istri. Orang nomor satu di Kota Blitar itu juga dibuat tak berdaya. Dengan todongan senjata tajam, mereka berhasil memaksa Santoso dan istri menunjukkan penyimpanan uang tunai dan perhiasan.
Menurut Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, penghuni rumah dinas Wali Kota Blitar hanya 5 orang, yakni Wali Kota Santoso dan istri, serta 3 orang petugas Satpol PP.
Praktis, selama ini rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso itu hanya diamankan oleh 3 orang petugas Satpol PP . “Penghuni rumah (rumah dinas Wali Kota Blitar) 5 orang,” ujar Argowiyono, kepada wartawan, Senin (12/12/2022).
Baca juga: Begini Penampakan Rumah Dinas Wali Kota Blitar usai Terjadi Penyekapan dan Perampokan
Perampok yang beraksi antara pukul 3-4 dini hari itu, bergerak dengan leluasa. Jumlah mereka, yakni diduga 5 orang lebih banyak dari petugas keamanan yang ada di rumah dinas Wali Kota Blitar.
Di bawah todongan senjata tajam, 3 petugas Satpol PP dibuat tak berkutik seketika. Para penjahat yang diduga menerobos masuk lewat pintu samping, langsung merusak kamera CCTV dalam ruangan.
Begitu selesai mengurus 3 orang penjaga, para perampok langsung mendatangi Wali Kota Santoso dan istri. Orang nomor satu di Kota Blitar itu juga dibuat tak berdaya. Dengan todongan senjata tajam, mereka berhasil memaksa Santoso dan istri menunjukkan penyimpanan uang tunai dan perhiasan.
Lihat Juga :