Keren! Pasar Bong Tempat Legendaris yang Disulap Jadi Night Shopping

Senin, 12 Desember 2022 - 03:31 WIB
loading...
Keren! Pasar Bong Tempat...
Tempat legendaris yang dikenal dengan Pasar Bong, akan disulap menjadi night shooping. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Warga Kota Surabaya, bersama Pemkot Surabaya, terus bergerak bersama untuk melakukan kerja bakti di akhir pekan. Sasaran kegiatan kerja bakti yang dikemas dalam program "Surabaya Bergerak" ini, tidak hanya di perkampungan, akan tetapi juga pasar.

Baca juga: Astaga! Sampah Domestik di Perkampungan Surabaya Capai 20 Truk

Pasar tradisional yang menjadi sasaran kerja bakti, salah satunya adalah Pasar Bong, Jalan Slompretan, Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantikan, Kota Surabaya. Pasar yang terletak di kawasan pecinan itu, dibersihkan seluruhnya.



Mulai dari saluran drainase, barang bekas, hingga sampah yang ada di dalam pasar tak luput dari incaran warga.Camat Pabean Cantikan, Muhammad Januar Rizal mengatakan, program " Surabaya Bergerak" bukan hanya diikuti oleh warga yang berada di perkampungan saja, namun pedagang yang berjualan di Pasar Bong turut antusias untuk berpartisipasi.

Baca juga: 4 Desa di Madina Diterjang Banjir, Jalur Lintas Sumatera Lumpuh

"Karena ini bagian dari tindak lanjut kegiatan di Kya-kya, yang nantinya akan kita buka sebagai tempat wisata Night Shopping, yang akan dibuka di Pasar Bong, maka dari itu kita awali dengan kerja bakti dulu," kata Rizal, Minggu (11/12/2022).

Prioritas yang dibersihkan di Pasar Bong, lanjut Rizal, adalah membuka saluran-saluran yang dicurigai sering terhambat akibat sampah dan sedimentasi. Menurut informasi dari warga, terakhir kali Pasar Bong dibersihkan secara keseluruhan, terakhir dilakukan pada dua tahun lalu.

Akibat jarang dibersihkan, akhir-akhir ini Pasar Bong sering terjadi genangan di area dalam ketika hujan. Tentu, hal itu membuat sejumlah pedagang dan pengunjung pasar merasa kurang nyaman. "Menurut informasi dari warga ada genangan saat hujan, meskipun cepat surut, pastinya hal ini mengganggu kenyamanan pedagang maupun pengunjung," ujar Rizal.

Baca juga: Keterlaluan! Harta Korban Gempa Cianjur Marak Dicuri, Ini yang Dilakukan Polda Jabar

Kendala penduduk pasar tidak bisa membersihkan secara keseluruhan disebabkan oleh minimnya peralatan. Sehingga pembersihan lingkungan tidak sampai dilakukan menyeluruh. "Jadi cuma bagian atasnya saja, nah bagian bawah (saluran) itu enggak. Mungkin karena keterbatasan alat," sebutnya.

Setelah dibersihkan menyeluruh, imbuh Rizal, secara bertahap Pasar Bong akan dipercantik. Mulai dilakukan pengecatan serta ditambah pernak-pernik lainnya. "Nanti pengunjung akan bisa berkunjung ke pasar ini pada malam hari, sekaligus bisa menikmati kawasan pecinan. Nanti bisa menikmati malam sembari berkuliner di Kya-kya, kan tidak terlalu jauh, hanya 100 meter," imbuhnya.

Salah satu pedagang Pasar Bong, Budi Cahyono mengaku senang bisa kerja bakti bersama. Menurut dia, program " Surabaya Bergerak" ini harus terus dilakukan agar kota ini semakin bersih."Saya bersyukur sekali, pemkot turut berkontribusi hadir bersama kami untuk bersih-bersih kerja bakti bersama," katanya.

Baca juga: Diduga Selingkuh dengan Anggota Satpol PP, ASN Kemenkumham Panik Digerebek Istri

Menurutnya, dengan adanya program " Surabaya Bergerak" bisa menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke kawasan Pecinan Kya-kya termasuk Pasar Bong. "Pak Wali Kota (Eri Cahyadi), Pak Camat dan Pak Lurah sangat membantu sekali, karena dengan bersih-bersih bersama ini semakin membuat pasar ini nyaman," katanya.

Senada dengan Budi, warga Jalan Indrapura No.225 Surabaya, Suyitno juga mengungkapkan hal sama, ia sangat mendukung program " Surabaya Bergerak" yang digagas oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Ketika kegiatan ini digelar rutin dua minggu sekali, maka kampungnya akan semakin bersih."Warga menyambut antusias program ini, karena kami bukan hanya bergerak sendiri, akan tetapi juga dibantu oleh jajaran dari Pemkot Surabaya," katanya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Gerebek Pasar Tambun,...
Gerebek Pasar Tambun, Aldi Taher dan Lemonilo Sapa Para Pengunjung
Ikuti Perkembangan Zaman,...
Ikuti Perkembangan Zaman, Pasar Santa Direvitalisasi agar Lebih Modern
Mal Ciputra Cibubur...
Mal Ciputra Cibubur Kebakaran, Api Diduga dari Percikan Las
Mal Ciputra Cibubur...
Mal Ciputra Cibubur Kebakaran, Disdamkarmat Kota Bekasi Terjunkan 2 Unit Pemadam
Canda Pramono ke JK:...
Canda Pramono ke JK: Kita Dibesarkan dalam Teknokrasi, Enggak Mau Masuk Gorong-gorong
Dirut Bulog Sidak Keliling...
Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman
3 Investor Baru IKN...
3 Investor Baru IKN Siap Tanam Investasi, Bangun Mal hingga Fasilitas Olahraga
Pappajack Soft Opening,...
Pappajack Soft Opening, Momentum DADA Perkuat Portofolio Properti Komersial
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved