Cerita Pilu Korban Pencabulan Oknum Pendeta, Cerita ke Orang Tua lewat Surat
Jum'at, 10 Juli 2020 - 13:51 WIB
loading...
A
A
A
“Namun, saat konsultasi ke pendeta, pendeta bilang bahwa itu sudah tindak pidana dan tidak boleh dibiarkan. Karena banyak orang disekelilingnya yang mendukung, maka korban berani melapor ke polisi,” ungkapnya.
Saat menceritakan peristiwa tragis tersebut, IW menulis sepucuk surat. Surat itu kemudian dia bacakan dihadapan kedua orang tuanya. Usai surat dibacakan, kedua orang tua IW hanya bisa terdiam. Tak lama mereka berpikir untuk mengambil langkah apa saja untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.
“Orang tua korban berencana untuk memanggil pelaku. Tapi karena menjelang Natal (2019), maka niatan itu diurungkan. Namun, kedua orang tua ini mengambil sikap tidak berangkat ke gereja,” ujar Betharia.
Ketidakhadiran IW dan keluarga korban memantik tanda tanya dari pelaku dan istrinya. Untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, istri pelaku mengundang keluarga korban ke salah satu hotel di Jalan Yos Sudarso. Kesempatan itu dipakai keluarga korban untuk mengungkap tindakan asusila yang dilakukan si pendeta.
“Kamu tahu nggak kenapa kami nggak datang. Apa yang sudah kamu lakukan pada anak kami. Pelaku kemudian meminta maaf. Nah itu yang membuat emosi keluarga,” cerita Betharia.(Baca juga : Sidang Pendeta Cabul Digelar Besok, 7 Saksi Bakal Dihadirkan )
Saat menceritakan peristiwa tragis tersebut, IW menulis sepucuk surat. Surat itu kemudian dia bacakan dihadapan kedua orang tuanya. Usai surat dibacakan, kedua orang tua IW hanya bisa terdiam. Tak lama mereka berpikir untuk mengambil langkah apa saja untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.
“Orang tua korban berencana untuk memanggil pelaku. Tapi karena menjelang Natal (2019), maka niatan itu diurungkan. Namun, kedua orang tua ini mengambil sikap tidak berangkat ke gereja,” ujar Betharia.
Ketidakhadiran IW dan keluarga korban memantik tanda tanya dari pelaku dan istrinya. Untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, istri pelaku mengundang keluarga korban ke salah satu hotel di Jalan Yos Sudarso. Kesempatan itu dipakai keluarga korban untuk mengungkap tindakan asusila yang dilakukan si pendeta.
“Kamu tahu nggak kenapa kami nggak datang. Apa yang sudah kamu lakukan pada anak kami. Pelaku kemudian meminta maaf. Nah itu yang membuat emosi keluarga,” cerita Betharia.(Baca juga : Sidang Pendeta Cabul Digelar Besok, 7 Saksi Bakal Dihadirkan )
Lihat Juga :