Saldo Tabungan Warga Malang Terkuras Gara-gara Mengklik Tautan WA Mengaku Paket Ekspedisi
Kamis, 08 Desember 2022 - 18:51 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tautan Palsu TikTok Pro yang Berisikan Malware Beredar di WhatsApp
"Sudah laporan ke bank, tapi tanggapannya diminta menunggu 20 hari, pas sudah di hari ke 20, pihak bank tidak bertanggung jawab, saya minta tolong dilacak, mereka (pihak bank) enggak bisa," katanya.
Akhirnya dia mengadukan persoalan ini ke kantor polisi terdekat. Tetapi dirinya diminta untuk melapor ke Polresta Malang Kota, namun hal itu belum sempat dilakukannya.
"Udah ke kepolisian, cuma disuruh hati-hati katanya banyak yang kena tipu. Lapor ke Polsek pas hari kejadian itu, dan disuruh melapor ke Polresta. Tapi saya belum sempat ada waktu," katanya.
Menurutnya, kejadian serupa juga pernah dialami oleh temannya. Namun beruntung, saldo tabungan dari temannya itu kosong. Sehingga setelah mengunduh aplikasi dari penipu tersebut tidak mengalami kerugian.
"Teman itu pernah ngalami, tapi saldonya pas kosong. Kata teman saya, dia sudah meretas banyak orang," ucap dia.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga mengakui, di Kota Malang kini memang marak terjadi kejahatan phising atau salah satu bentuk kejahatan digital yang dapat merugikan korbannya.
Pihaknya juga telah menerima beberapa laporan dari korban kejahatan tersebut. Dirinya menjelaskan, bahwa aplikasi phising yang dilaporkan oleh korban terdiri dari berbagai macam cara dan bentuk.
"Sudah laporan ke bank, tapi tanggapannya diminta menunggu 20 hari, pas sudah di hari ke 20, pihak bank tidak bertanggung jawab, saya minta tolong dilacak, mereka (pihak bank) enggak bisa," katanya.
Akhirnya dia mengadukan persoalan ini ke kantor polisi terdekat. Tetapi dirinya diminta untuk melapor ke Polresta Malang Kota, namun hal itu belum sempat dilakukannya.
"Udah ke kepolisian, cuma disuruh hati-hati katanya banyak yang kena tipu. Lapor ke Polsek pas hari kejadian itu, dan disuruh melapor ke Polresta. Tapi saya belum sempat ada waktu," katanya.
Menurutnya, kejadian serupa juga pernah dialami oleh temannya. Namun beruntung, saldo tabungan dari temannya itu kosong. Sehingga setelah mengunduh aplikasi dari penipu tersebut tidak mengalami kerugian.
"Teman itu pernah ngalami, tapi saldonya pas kosong. Kata teman saya, dia sudah meretas banyak orang," ucap dia.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga mengakui, di Kota Malang kini memang marak terjadi kejahatan phising atau salah satu bentuk kejahatan digital yang dapat merugikan korbannya.
Pihaknya juga telah menerima beberapa laporan dari korban kejahatan tersebut. Dirinya menjelaskan, bahwa aplikasi phising yang dilaporkan oleh korban terdiri dari berbagai macam cara dan bentuk.
Lihat Juga :