Cegah Stunting Sedari Dini, Ganjar Sosialisasi Jo Kawin Bocah
Kamis, 08 Desember 2022 - 13:06 WIB
loading...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyosialisasikan gerakan Jo Kawin Bocah untuk mencegah stunting jauh sedari dini di SMPN 1 Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Kamis (8/12/2022). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
KENDAL - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyosialisasikan gerakan Jo Kawin Bocah untuk mencegah stunting jauh sedari dini. Dengan kesadaran tidak adanya pernikahan di usia dini diharapkan mampu memutus kasus stunting.
Sosialisasi dilakukan kepada sekitar 425 siswi SMPN 1 Kaliwungu, Kabupaten Kendal. "Pencegahan sedari dini menurut saya bagus sekali. Kalau orang biasanya mau menikah baru dicek, ini jauh. Bahkan jauh sebelum usia menikah saja, mereka sudah dipersiapkan," kata Ganjar di lokasi, Kamis (8/12/2022). Baca juga: Ganjar Targetkan Penurunan Stunting di Jateng 14% Tahun Depan
Menurut Ganjar, di samping menghindari pernikahan dini , salah satu langkah konkret mencegah stunting adalah mengonsumsi pil penambah darah. Ganjar menjelaskan, sebagian di antara siswi SMP yang mulai menstruasi mengalami anemia.
Di kesempatan sama, Ganjar juga menyosialisasikan pil penambah darah. Ganjar mengatakan, pil tersebut perlu dikonsumsi rutin agar remaja putri tetap sehat.
"Itu diminta untuk minum pil penambah darah setiap minggu sehingga betul-betul disiapkan sebagai seorang ibu kelak dan betul-betul sejak dini remaja-remaja putri itu menjadi sehat," tuturnya.
Sosialisasi dilakukan kepada sekitar 425 siswi SMPN 1 Kaliwungu, Kabupaten Kendal. "Pencegahan sedari dini menurut saya bagus sekali. Kalau orang biasanya mau menikah baru dicek, ini jauh. Bahkan jauh sebelum usia menikah saja, mereka sudah dipersiapkan," kata Ganjar di lokasi, Kamis (8/12/2022). Baca juga: Ganjar Targetkan Penurunan Stunting di Jateng 14% Tahun Depan
Menurut Ganjar, di samping menghindari pernikahan dini , salah satu langkah konkret mencegah stunting adalah mengonsumsi pil penambah darah. Ganjar menjelaskan, sebagian di antara siswi SMP yang mulai menstruasi mengalami anemia.
Di kesempatan sama, Ganjar juga menyosialisasikan pil penambah darah. Ganjar mengatakan, pil tersebut perlu dikonsumsi rutin agar remaja putri tetap sehat.
"Itu diminta untuk minum pil penambah darah setiap minggu sehingga betul-betul disiapkan sebagai seorang ibu kelak dan betul-betul sejak dini remaja-remaja putri itu menjadi sehat," tuturnya.
Lihat Juga :