Staf Ahli Presiden Minta Dana Otsus Papua Segera Dipertanggungjawabkan

Jum'at, 10 Juli 2020 - 07:20 WIB
loading...
Staf Ahli Presiden Minta...
Staf ahli Kepresidenan Laos Rumayom.Foto/Sandy Gaming
A A A
JAYAPURA - Staf ahli Kepresidenan Laos Rumayom meminta penggunaan dana Otsus Papua segera dipertanggungjawabkan untuk evaluasi pemerintah, Jumat (10/7/2020).

Hal ini dinilai penting pasalnya masa Otsus 2001-2021 akan segera berakhir. Sementara capaian penggunaan anggaran triliunan rupiah belum dipertanggungjawabkan.

Data penggunaan anggaran dan capaian kerja harus segera disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada rakyat dan pemerintah. (Baca juga: RSUD Torabelo Diterjang Banjir, Pasien Dirujuk dan Dipulangkan )

"Ini ada kebijakan Otsus secara regulasi dan ada uang, maka wajar itu uang dipakai untuk apa, jembatan berapa jembatan, sekolah berapa sekolah, atau fasilitas kesehatan ada berapa, ini wajar,"kata Laos saat ditemui awak media di Mapolda Papua.

Oleh karena itu, pihaknya mewakili pemerintah pusat meminta data penggunaan dana Otsus tersebut ke pihak Gubernur, DPR Papua dan MRP.

(Baca juga: Lempar dan Hendak Merobek Alquran Wanita Ini Ditangkap )

"Tolong sajikan data. Mengapa, karena ini pembangunan harus jalan. Terkait berhasil tidaknya Otsus harus ada data. Kalau gagal maka gagalnya dimana, dan mana datanya, kalaupun berhasil mana juga datanya. Termasuk seluruh kementrian terkait yang ada disini harus siapkan data,"tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, selama ini Otsus tidak pernah dipertanggungjawaban. Otsus memang lahir dari Politis, namun mesti rasional. Rakyat butuh pertanggungjawaban dana-dana itu termasuk pemerintah.

"Iya, kita ini provinsi dengan indek kemiskinan tertinggi di Indonesia. Kita tidak boleh terlalu merendah, tapi ini rasional. Kok uangnya segini tapi yang jadi begini. Ini kita harus ngomong, biar kita bisa konsultasi dengan kementrian terkait, bisa Kementrian Keuangan, Bapenas atau kementrian lain. Apakah ada yang salah dengan perencanaan atau ada soal lainnya,"ucapnya.

"Saat ini yang kita butuh dan Urgen adalah data. Apakah Otsus ini kedepan masih perlu atau tidak dan ini ditunggu Presiden,"tutupnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Berita Terkini
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved