Jika Manipulasi Terbukti, PPDB di Makassar Terancam Diulang
Jum'at, 10 Juli 2020 - 08:00 WIB
loading...
Dugaan kecurangan pada pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SD dan SMP terus didalami Ombudsman Kota Makassar. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Dugaan kecurangan pada pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SD dan SMP terus didalami Ombudsman Kota Makassar. Jika terbukti ada pelanggaranpihaknyaakan merekomendasikan pelaksanaan PPDB diulang.
Ketua Komisioner Ombudsman Kota Makassar, Andi Ihwan Patiroy mengaku menerima banyak laporan pada pelaksanaan PPDB. Bahkan juknis dan perwali disinyalir tidak sinkron. Sarat maladministrasi.
"Seharusnya proses PPDB ini diulang dan sistemnya diperbaiki, karena disinyalir juga ada perbedaan antara juknis dan perwali,"ungkapAndi Ihwan Patiroy, kemarin. Baca : Terjadi Kekacauan PPDB, Disdik dan Diskominfo Diperiksa
Dugaan kecurangan seperti manipulasi data melalui surat keterangan domisili dan kartu keluarga (KK) diakui benar adanya. Itu berdasarkan laporan yang masuk ke Ombudsman Kota Makassar sejak PPDB dibuka. "Kita masih mendalami dan mencari bukti-bukti serta data yang kuat untuk membuktikan itu," bebernya.
Selain mendalami laporan yang masuk, pengawasan PPDB juga diperketat. Pihaknya bahkan menurunkan personel untuk mengawasi aktivitas di Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar selama pelaksanaan PPDB.
Ketua Komisioner Ombudsman Kota Makassar, Andi Ihwan Patiroy mengaku menerima banyak laporan pada pelaksanaan PPDB. Bahkan juknis dan perwali disinyalir tidak sinkron. Sarat maladministrasi.
"Seharusnya proses PPDB ini diulang dan sistemnya diperbaiki, karena disinyalir juga ada perbedaan antara juknis dan perwali,"ungkapAndi Ihwan Patiroy, kemarin. Baca : Terjadi Kekacauan PPDB, Disdik dan Diskominfo Diperiksa
Dugaan kecurangan seperti manipulasi data melalui surat keterangan domisili dan kartu keluarga (KK) diakui benar adanya. Itu berdasarkan laporan yang masuk ke Ombudsman Kota Makassar sejak PPDB dibuka. "Kita masih mendalami dan mencari bukti-bukti serta data yang kuat untuk membuktikan itu," bebernya.
Selain mendalami laporan yang masuk, pengawasan PPDB juga diperketat. Pihaknya bahkan menurunkan personel untuk mengawasi aktivitas di Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar selama pelaksanaan PPDB.
Lihat Juga :