Profil KH Noer Ali, Pahlawan Nasional Bekasi yang Dijuluki Singa Karawang
Selasa, 06 Desember 2022 - 17:51 WIB
loading...
A
A
A
Pada masa kecilnya, Ali dikenal sebagai anak rajin dan berbakti kepada orang tua. Selain itu, dia juga sudah terlihat taat beragama. Di usia sekitar 8 tahun, bahkan sudah banyak menghafal surat-surat dalam Al Qur'an dan belajar bahasa Arab.
Kemudian, sekitar tahun 1934 dia merantau untuk meniti ilmu di Makkah, Arab Saudi. Disana, dia menjadi Ketua Persatuan Pelajar Betawi (PPB) Almanhajul Khoiri.
Pada tahun 1940, Noer Ali pulang ke kampung halamannya. Setelahnya, dia membangun sebuah pesantren bernama At-Taqwa dan menikah dengan Siti Rohmah binti Mughni.
Dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, pahlawan nasional Bekasi ini pernah membentuk Laskar Rakyat yang terdiri dari 200 pemuda pada 1945. Adapun mereka adalah para santri dan pemuda di sekitar Babelan, Tarumajaya, Cilincing, hingga Muara Gembong.
Tak sekadar bertempur, sebelumnya mereka dilatih dasar-dasar kemiliteran oleh TKR Bekasi dan Jatinegara. Selain itu, para anggota Laskar Rakyat ini juga dilatih secara mental dan rohani dengan cara berpuasa.
Pada 29 November 1945, pasukan Inggris melakukan agresi ke Bekasi. Noer Ali bersama pasukannya menghadang dan membuat mereka terpukul mundur. Tak berselang lama, pasukan Inggris kembali datang dengan lebih siap.
Kemudian, sekitar tahun 1934 dia merantau untuk meniti ilmu di Makkah, Arab Saudi. Disana, dia menjadi Ketua Persatuan Pelajar Betawi (PPB) Almanhajul Khoiri.
Pada tahun 1940, Noer Ali pulang ke kampung halamannya. Setelahnya, dia membangun sebuah pesantren bernama At-Taqwa dan menikah dengan Siti Rohmah binti Mughni.
Dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, pahlawan nasional Bekasi ini pernah membentuk Laskar Rakyat yang terdiri dari 200 pemuda pada 1945. Adapun mereka adalah para santri dan pemuda di sekitar Babelan, Tarumajaya, Cilincing, hingga Muara Gembong.
Tak sekadar bertempur, sebelumnya mereka dilatih dasar-dasar kemiliteran oleh TKR Bekasi dan Jatinegara. Selain itu, para anggota Laskar Rakyat ini juga dilatih secara mental dan rohani dengan cara berpuasa.
Pada 29 November 1945, pasukan Inggris melakukan agresi ke Bekasi. Noer Ali bersama pasukannya menghadang dan membuat mereka terpukul mundur. Tak berselang lama, pasukan Inggris kembali datang dengan lebih siap.
Lihat Juga :