Sejarah Jabodetabek 1970-an, Dimulai dari Konsep Metropolitan
Senin, 05 Desember 2022 - 11:31 WIB
loading...
Mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin mencetuskan konsep Jakarta Kota Metropolitan untuk Jabodetabek. Kini istilah Jabodetabek sudah sangat tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Foto: thephrase/tamanismailmarzuki.co.id/sejarah-tim
A
A
A
JAKARTA - Istilah Jabodetabek sudah sangat tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Jabodetabek, yang merupakan akronim dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, berawal dari konsep metropolitan yang dicetuskan oleh eks Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin .
Melansir Jurnal Ilmu Sejarah (2019) bertajuk ‘Perkembangan Pembangunan Kota Jakarta Sebagai Kota Metropolitan Masa Gubernur Ali Sadikin 1966-1977’, di masa kepemimpinan Ali Sadikin, Jakarta merupakan kota yang menjadi pusat pemerintahan Indonesia. Namun, kondisi Jakarta kala itu belum begitu maju dengan pembangunan yang minim. Baca juga: Kisah Ali Sadikin dan Rumitnya Lalu Lintas Jakarta
Ali Sadikin kemudian melakukan pembangunan di banyak lini dan mengusung konsep metropolitan. Artinya, Jakarta adalah kota besar yang menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, dan ekonomi.
Di masa-masa awal kepemimpinannya, Ali juga ingin pemerintah daerah memiliki andil besar untuk membangun dan mengembangkan kota. Istilah Jabotabek akhirnya lahir pada tahun 1970-an.
Melansir Historia, Jabotabek memiliki tiga karakteristik, yakni perkotaan, perdesaan, dan terakhir adalah peralihan dari desa ke kota. Sementara itu, pengembangan Jabotabek sendiri melalui tiga tahap, yakni tahap pertama yang menargetkan pengembangan Tangerang dan Bekasi sebagai kawasan industri.
Melansir Jurnal Ilmu Sejarah (2019) bertajuk ‘Perkembangan Pembangunan Kota Jakarta Sebagai Kota Metropolitan Masa Gubernur Ali Sadikin 1966-1977’, di masa kepemimpinan Ali Sadikin, Jakarta merupakan kota yang menjadi pusat pemerintahan Indonesia. Namun, kondisi Jakarta kala itu belum begitu maju dengan pembangunan yang minim. Baca juga: Kisah Ali Sadikin dan Rumitnya Lalu Lintas Jakarta
Ali Sadikin kemudian melakukan pembangunan di banyak lini dan mengusung konsep metropolitan. Artinya, Jakarta adalah kota besar yang menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, dan ekonomi.
Di masa-masa awal kepemimpinannya, Ali juga ingin pemerintah daerah memiliki andil besar untuk membangun dan mengembangkan kota. Istilah Jabotabek akhirnya lahir pada tahun 1970-an.
Melansir Historia, Jabotabek memiliki tiga karakteristik, yakni perkotaan, perdesaan, dan terakhir adalah peralihan dari desa ke kota. Sementara itu, pengembangan Jabotabek sendiri melalui tiga tahap, yakni tahap pertama yang menargetkan pengembangan Tangerang dan Bekasi sebagai kawasan industri.
Lihat Juga :