Minggu Wage Semeru Muntahkan Awan Panas, Warga Diminta Menjauh dari Radius 17 Km
Minggu, 04 Desember 2022 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
Di luar jarak tersebut, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.
Baca juga: Menikmati Malam Minggu di Kota Solo, Presiden Jokowi Terjebak Macet
Di samping itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar). Masyarakat diharapkan selalu mewaspadai potensi APG, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.
Potensi APG, guguran lava, dan lahar yang harus diwaspadai, ada di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. Hingga kini Gunung Semeru masih berstatus siaga atau level III.
Baca juga: Menikmati Malam Minggu di Kota Solo, Presiden Jokowi Terjebak Macet
Di samping itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar). Masyarakat diharapkan selalu mewaspadai potensi APG, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.
Potensi APG, guguran lava, dan lahar yang harus diwaspadai, ada di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. Hingga kini Gunung Semeru masih berstatus siaga atau level III.
(eyt)
Lihat Juga :