7 Kitab Kuno Jawa Kerajaan Kediri, Nomor 2 Kisah Penculikan Putri Cantik Prabu Bismaka

Jum'at, 02 Desember 2022 - 05:05 WIB
loading...
7 Kitab Kuno Jawa Kerajaan...
Sisa peninggalan Kerajaan Kediri. Terdapat 7 kitab kuno Kerajaan Kediri yang mengisahkan tentang penculikan putri cantik Prabu Bismaka yang membuatnya murka. Foto: Ilustrasi
A A A
KERAJAAN Kediri mencapai kejayaan di bawah kepemimpinan Prabu Jayabaya , mulai dari segi pemerintahan, persenjataan hingga kesejahteraan rakyatnya.

Bukan itu saja, pada zaman itu karya sastra juga menjadi perhatian besar Kerajaan Kediri, terbukti ada tujuh karya sastra besar selama Kerajaan Kediri berkuasa.

Sederet nama pujangga besar di Kerajaan Kediri di antaranya Mpu Panuluh, Mpu Sedah dan Mpu Monaguna yang menulis kitab-kitab kuno Jawa pada zaman itu.

Baca juga: Riwayat Putri Raden Wijaya Menumpas 2 Pemberontakan di Majapahit

Ada yang mengisahkan tentang keperkasaan prajuritnya dalam peperangan, kejayaan, silsilah kerajaan, amarah hingga percintaan. Berikut 7 kitab kuno Jawa dalam Babad Tanah Jawi yang ditulis Soedjipto Abimanyu.

1. Bharatayuddha

Kitab terkenal pada masa Kerajaan Kediri adalah Bharatayuddha karya Mpu Sedah dan Mpu Panuluh.

Kakawin Bharatayuddha ini merupakan salah satu karya sastra Jawa kuno yang termahsyur. Kakawin ini menceritakan tentang peperangan antara kaum Kurawa dan Pandawa yang disebut peperangan Bharatayuddha.

Karya sastra yang digubah oleh Mpu Sedah dan belakangan diselesaikan oleh Mpu Panuluh ini dipersembahkan bagi Prabu Jayabaya pada 1135-1157 Masehi.

Kitab ini ditulis pada sekitar akhir masa pemerintahan Raja Daha tersebut dan baru selesai pada 6 November 1157.



2. Hariwangsa

Kitab kedua yang ditulis Mpu Panuluh adalah Kakawin Hariwangsa, yang ditulis saat Prabu Jayabaya memerintah pada tahun 1135-1157 Masehi. Kata hariwangsa secara harfiah berarti silsilah atau garis keturunan Sang Hari atau Wisnu.

Cerita yang dikisahkan dalam bentuk kakawin ini adalah cerita ketika sang Prabu Kresna, titisan Batara Wisnu, ingin menikah dengan Dewi Rukmini dari negeri Kundina, putri Prabu Bismaka. Prabu Kresna ingin menculik Dewi Rukmini.

Pada saat malam sebelum pesta pernikahan dilaksanakan, Kresna datang ke Kundina dan membawa lari Rukmini.

Prabu Bismaka sangat murka hingga dia langsung berdiskusi dengan raja-raja lainnya yang sedang bertamu. Saat itu, para tamu dari negeri-negeri lain banyak yang sudah datang.

Baca juga: Kisah Ramalan Legendaris Raja Jayabaya dan Peran Ulama di Baliknya

3. Gatotkaca

Kitab lain yang dihasilkan pujangga Mpu Panuluh adalah Kakawin Gatotkaca Sraya adalah kitab gubahan Panuluh selain Hariwangsa dan Bharatayuddha.

Raja yang disebut dalam kitab Gatotkaca Sraya bernama Prabu Jayabaya. Menurut tulisan batu, memang pada zaman Kediri ada seorang raja bernama Kertajaya, yang bertahta sekitar tahun 1110 Saka atau 1188 Masehi.

Raja Kertajaya adalah raja pengganti Prabu Jayabaya.

4. Smaradhana

Salah satu pujangga lain yang ada di era Kerajaan Kediri adalah Mpu Dharmaja.

Kitab yang dihasilkan yakni Kakawin Smaradhana mengisahkan terbakarnya Batara Kamajaya. Nama Smaradhana berasal dari kata asmara dan dhana. Asmara adalah nama dewa percintaan, sedangkan Dhana berasal dari kata Dahana yang berarti api.

Nama Asmaradana berkaitan dengan peristiwa hangusnya Dewa Asmara oleh sorot mata ketiga Dewa Siwa.

Pada Kitab Smaradhana, disebut nama Raja Kediri Prabu Kameswara, yang merupakan titisan Dewa Wisnu, yang ketiga kalinya dan berpermaisuri Sri Kirana Ratu, putri dari Kerajaan Jenggala.

Baca juga: Kisah Munculnya Nama Fakfak dalam Kitab Majapahit serta Jejaknya di Bumi Papua

5. Bomakawya

Kitab kedua yang dihasilkan Mpu Dharmaja adalah Kakawin Bomakawya. Kitab ini menceritakan peperangan antara Prabu Kresna dan Prabu Boma.

Di cerita pewayangan, lakon ini terkenal dengan sebutan Samba Juwing, sebuah lakon yang tragis dan memilukan.

6. Sumanasantaka

Kitab Sumanasantaka karya Mpu Monaguna menjadi Kitab keenam yang jadi peninggalan Kerajaan Kediri.

Kakawin ini menceritakan lahirnya Dasarata, ayah dari Rama di Ayodya. Kakawin Sumanasantaka ditulis sekitar tahun 1104, pada masa pemerintahan Prabu Warsajaya di Kerajaan Kediri.

Sosok Mpu Monaguna sendiri adalah rekan seangkatan Mpu Triguna. Keduanya merupakan pujangga istana zaman Prabu Warsajaya di Keraton Kediri.

Melihat Mpu Monaguna dan Triguna hidup sekerabat, kemungkinan besar keduanya masih ada hubungan seperguruan, yang sama-sama menjadi kesayangan Raja Prabu Warsajaya.

7. Kresnayana

Pujangga lain adalah Mpu Triguna yang menulis Kakawin Kresnayana di masa Raja Warsajaya sekitar kurang lebih tahun 1104 Masehi.

Kakawin ini merupakan karya sastra Jawa kuno yang menceritakan pernikahan Prabu Kresna dan penculikan calonnya Rukmini.

Kresnayana secara harfiah berarti perjalanan Kresna, maksudnya perjalannya ke negeri Kundina, tempat sang Rukmini.

Tema yang dibahas Kakawin Kresnayana menyerupai dengan tema yang dibahas pada Kakawin Hariwangsa.

Sumber: dok.sindonews/okezone/inews.id
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Koma Tak Kunjung Sadar,...
Koma Tak Kunjung Sadar, Kondisi Putri Raja Thailand Kini Memburuk
Rekomendasi
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Infografis
7 Mahkota Termahal Kerajaan...
7 Mahkota Termahal Kerajaan Inggris, Ada yang Dilapisi 2.868 Berlian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved