Penerus Perjuangan Ulama, Santri Harus Jadi Benteng Negara

Kamis, 01 Desember 2022 - 21:31 WIB
loading...
Penerus Perjuangan Ulama,...
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menyatakan santri merupakan calon pemimpin dan penerus perjuangan para ulama. Oleh karena itu santri menjadi benteng NKRI. Foto/Ist
A A A
KEDIRI - Santri merupakan calon pemimpin dan penerus perjuangan para ulama yang memperjuangkan dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu santri harus menjadi benteng Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar memaparkan hal itu saat memberikan kuliah umum kepada sekitar 1.500 mahasantri Ma’had Aly Lirboyo di Kediri, Jawa Timur.

Baca juga: Polisi Santri Lirboyo Itu Meninggal Dunia saat Amankan Kerusuhan di Kanjuruhan

“Santri adalah calon pemimpin bangsa kita. Jadi kalau hari ini nyantri, bukan untuk diri sendiri, tapi untuk bangsa dan negara. Di sinilah tempat para leluhur kita melahirkan ulama yang pejuang, pejuang yang ulama,” ujar Boy Rafli dalam keterangannya, Kamis (1/12/2022).

Boy Rafli mengungkapkan santri yang didominasi anak muda harus selalu waspada akan paham-paham radikal terorisme yang berkembang. Pasalnya, paham ini dapat mempengaruhi dan merubah mindset anak-anak muda.

“Terorisme adalah salah satu musuh dan masalah negara. Berlawanan dengan karakter bangsa kita, sehingga tidak boleh ada di negara ini. Mindset anak muda kita dipengaruhi sehingga menjadi intoleran, padahal bangsa kita sangat toleran, sudah jelas ada toleransi keagamaan, toleransi antar suku,” ungkapnya.

Dia menyebut mindset intoleransi ini yang rawan disebarkan, ideologi transnasional, hingga nantinya menjadi ideologi radikal dan teror.

Baca juga: Santri Lirboyo Berpenghasilan Rp1 Miliar di Usia 27 Tahun, Intip Rahasianya

Menurut Boy Rafli, pesantren dan santri pun punya peran besar dalam pencegahan paham-paham radikal. Hal itu karena santri dan pesantren memiliki bekal agama dan pemahaman agama yang kuat. Sehingga menjadi benteng tidak hanya untuk dirinya tetapi juga untuk masyarakat.

“Di pondok pesantren diajarkan fikih kebangsaan, sehingga kita harapkan bisa kuat dalam menangkal paham-paham mereka. Mahasantri dan alumni Lirboyo kita harapkan bisa menjadi benteng untuk masyarakat. Bekal pengetahuan agama adalah sebuah modal besar meraih kesuksesan, tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk bangsa dan negara,” paparnya.

Boy Rafli pun mengapresiasi komitmen kebangsaan yang dimiliki Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo. Dia berharap Ponpes Lirboyo akan terus menjadi pelopor dalam merawat kebangsaan. Dengan demikian, nilai dan karakter yang diwariskan ulama pejuang terdahulu akan terus terjaga.

“Pondok Pesantren Lirboyo komitmen kebangsaannya unggul. Kami harap menjadi pelopor dalam merawat kebangsaan kita, apalagi dengan ilmu agama yang dimiliki, dengan prinsip hubbul wathon minal iman, dan karakter yang telah ditularkan oleh para ulama pejuang kita. Itu menjadi modal untuk mengajak yang lain," tegasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Rekomendasi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Berita Terkini
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved