Pemkot Palu Salurkan Bansos Tahap 2 kepada 18.560 Keluarga
Kamis, 01 Desember 2022 - 13:33 WIB
loading...
Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 18.560 keluarga sasaran. Ini merupakan tahap kedua dari Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM). Foto ilustrasi
A
A
A
PALU - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 18.560 keluarga sasaran. Ini merupakan tahap kedua dari Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak ( BLT BBM ) dan bansos pangan non tunai, bagian dari program keluarga harapan (PKH).
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Palu, Walawati mengatakan bansos ini sebagai upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat atas dampak kenaikan harga BBM subsidi dan non subsidi, supaya perputaran ekonomi tetap lancar.
"Bantuan jaring pengaman sosial dari pemerintah sudah disalurkan kepada warga prasejahtera di daerah ini melalui Kantor Pos," kata Walawati, Rabu (30/11/2022). Baca juga: Apre
siasi BEM Nusantara Kawal Penyaluran BLT BBM, Ganjar: Agar Tepat Sasaran dan Merata
Menurut data Dinas Sosial setempat, dari 18.560 keluarga sasaran terdiri dari, 6.520 penerima manfaat bantuan pangan non tunai (BPNT), 10.104 penerima manfaat BLT BBM, dan 1.936 penerima manfaat PKH.
"Keluarga penerima manfaat (KPM) penerima jaring pengaman sosial di dampingi petugas pendamping sosial mulai dari desa/kelurahan hingga pada penyaluran di Kantor Pos. Ini dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat bila menemui kendala di lapangan," tuturnya.
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Palu, Walawati mengatakan bansos ini sebagai upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat atas dampak kenaikan harga BBM subsidi dan non subsidi, supaya perputaran ekonomi tetap lancar.
"Bantuan jaring pengaman sosial dari pemerintah sudah disalurkan kepada warga prasejahtera di daerah ini melalui Kantor Pos," kata Walawati, Rabu (30/11/2022). Baca juga: Apre
siasi BEM Nusantara Kawal Penyaluran BLT BBM, Ganjar: Agar Tepat Sasaran dan Merata
Menurut data Dinas Sosial setempat, dari 18.560 keluarga sasaran terdiri dari, 6.520 penerima manfaat bantuan pangan non tunai (BPNT), 10.104 penerima manfaat BLT BBM, dan 1.936 penerima manfaat PKH.
"Keluarga penerima manfaat (KPM) penerima jaring pengaman sosial di dampingi petugas pendamping sosial mulai dari desa/kelurahan hingga pada penyaluran di Kantor Pos. Ini dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat bila menemui kendala di lapangan," tuturnya.
Lihat Juga :