Sejarah Stasiun Bekasi, Dibangun Hindia Belanda Tahun 1887 untuk Jalur Ekonomi Pulau Jawa
Kamis, 01 Desember 2022 - 08:13 WIB
loading...
A
A
A
Staatssporwegen (SS), perusahaan kereta api pemerintah mengoperasikann jalur barat, meliputi Jakarta-Tanjung Priok diresmikan 1886 dan Jakarta-Anyer dengan cabang Duri-Tangerang tahun 1899.
Sementara itu Bataviasche Ooster SpoorwegMaatschappij(BOS) membuka jalur timur, Jakarta-Bekasi-Krawang. Berdasarkan Undang-undang 9 Juni 1898 Stablaad 222, BOS mendapatkan ijin konsensi pembangunan jaringan kereta api di Jakarta.
Pembangunan ini dibagi menjadi empat tahap, yakni Jakarta-Bekasi, Bekasi-Cikarang, Cikarang-Kedunggede, dan Kedunggede-Karawang. Tahap awal dirampungkan sampai ke Bekasi. Bersamaan itu diresmikan Stasiun Bekasi pada tanggal 31 Maret 1887.
Awalnya operasional di Stasiun Bekasi dilaksanakan oleh BOS. Namun, sewaktu proses pembangunan ke Karawang, BOS mengalami kesulitan dana dan buruknya menejemen. Lantas BOS meminta bantuan dana kepada pemerintah Hindia Belanda.
Pemerintah pun menyepakati dengan syarat setelah pekerjaan rampung, lintas Batavia-Karawang dibeli oleh perusahaan kereta api negaraStaatssporwegen(SS), termasuk Stasiun Bekasi. Pada tahun 1900 tercatat delapan kereta yang berhenti di Stasiun Bekasi.
Sementara itu Bataviasche Ooster SpoorwegMaatschappij(BOS) membuka jalur timur, Jakarta-Bekasi-Krawang. Berdasarkan Undang-undang 9 Juni 1898 Stablaad 222, BOS mendapatkan ijin konsensi pembangunan jaringan kereta api di Jakarta.
Pembangunan ini dibagi menjadi empat tahap, yakni Jakarta-Bekasi, Bekasi-Cikarang, Cikarang-Kedunggede, dan Kedunggede-Karawang. Tahap awal dirampungkan sampai ke Bekasi. Bersamaan itu diresmikan Stasiun Bekasi pada tanggal 31 Maret 1887.
Awalnya operasional di Stasiun Bekasi dilaksanakan oleh BOS. Namun, sewaktu proses pembangunan ke Karawang, BOS mengalami kesulitan dana dan buruknya menejemen. Lantas BOS meminta bantuan dana kepada pemerintah Hindia Belanda.
Pemerintah pun menyepakati dengan syarat setelah pekerjaan rampung, lintas Batavia-Karawang dibeli oleh perusahaan kereta api negaraStaatssporwegen(SS), termasuk Stasiun Bekasi. Pada tahun 1900 tercatat delapan kereta yang berhenti di Stasiun Bekasi.

Lihat Juga :