Sidang Suap Rektor Unila, Menteri Perdagangan Zulhas Disebut Titip Calon Mahasiswa Kedokteran

Kamis, 01 Desember 2022 - 04:34 WIB
loading...
Sidang Suap Rektor Unila, Menteri Perdagangan Zulhas Disebut Titip Calon Mahasiswa Kedokteran
Terdakwa suap Rektor Unila jalani sidang. Foto: Istimewa
A A A
BANDAR LAMPUNG - Sidang kasus suap terhadap rektor non aktif Universitas Lampung (Unila), dengan terdakwa Andi Desfiandi kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang. Yang mengejutkan, nama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhar) disebut-sebut.

Selain Zulhas, sejumlah anggota DPR RI, Bupati dan Kepala Dinas juga disebut-sebut. Nama-nama itu, diduga ikut menitipkan sejumlah nama calon mahasiswa ke Fakultas Kedokteran Unila.

Dalam sidang keempat ini, Jaksa KPK menghadirkan tiga orang saksi, yakni Prof Karomani, Helmi Setiawan, dan Ketua Apindo Ary Meizari. Yang mengejutkan, Rektor Unila non aktif Karomani menyebut sejumlah nama.

Baca juga: Rektor Unila Langsung Ditahan Usai Ditetapkan Tersangka KPK

"Saya dititipi sebanyak 23 nama calon mahasiswa dari jalur mandiri. Dari 23 nama itu, ada titipan dari Menteri Perdagangan Zulhas, serta tiga anggota DPR RI," katanya dalam sidang, Rabu (30/11/2022).

Adapun ketiga anggota DPR RI yang dimaksud adalah M Khadafi, Tamanuri, dan Utut. Tidak hanya menteri dan anggota DPR, Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Zulfakar juga disebut-sebut.

"Setelah dibuka seleksi, ada beberapa pihak yang menemui saya untuk menitipkan mahasiswa melalui dosen Unila Mualimin, dan Kepala Biro Perencanaan dan Humas Unila, Budi Sutomo," sambungnya.

Baca: Diduga Terima Suap, Rektor Unila Punya Harta Rp3,18 Miliar

Dijelaskan dia, ada sebanyak 23 nama calon mahasiswa kedokteran yang menjadi titipan. Para penitip itu juga menyetorkan uang tunai hingga ratusan juta rupiah sebagai uang infaq.

Sayang, usai memberikan keterangan dalam sidang Karamoni enggan memberikan keterangan kepada wartawan yang sudah lama menunggu. Dia juga enggan menjelaskan lebih jauh keterlibatan Menteri Perdagangan Zulhas.
(san)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2104 seconds (11.210#12.26)