Pj Gubernur DKI Dinilai Punya Komitmen Rawat Keberagaman Jakarta
Kamis, 24 November 2022 - 20:32 WIB
loading...
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat melakukan pertemuan dengan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Balai Kota DKI Jakarta.Foto/Tangkapan Layar/IG @herubudihartono
A
A
A
JAKARTA - Pertemuan antara Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dinilai sangat positif bagi kehidupan bersama dalam keberagaman di Jakarta. Pertemuan Heru dengan pengurus FKUB digelar di Gedung Balai Kota DKI Jakarta.
Pengamat kebijakan publik GMT Institute Jakarta, Agustinus Tetiro mengapresiasi pertemuan dan audiensi Heru Budi Hartono dengan pengurus FKUB. Gusti, sapaan akrab Agustinus Tetiro menilai pertemuan tersebut positif bagi kehidupan bersama dalam keberagaman di Jakarta.
“Audiensi ini adalah bukti Heru Budi mempunyai komitmen untuk merawat keberagaman yang memang adalah modal sosial dalam konteks hidup di Jakarta dan Indonesia,” kata Gusti kepada wartawan di Jakarta, Kamis (24/11/2022).
Jakarta yang tengah dipersiapkan Heru Budi sebagai kota poros ekonomi dalam masa transisi pemindahan ibu kota, lanjut Gusti, harus juga bisa memastikan dimensi kultural yang komprehensif.
Kekuatan kultural itu salah satunya adalah memastikan orang dari beragam latar belakang agama dan suku bangsa bisa hidup berdampingan dan saling memahami secara konstruktif untuk bersama membangun Jakarta. Baca: Audiensi dengan Komisi Informasi, Pj Gubernur DKI: Keterbukaan Informasi Tingkatkan Demokrasi
Pengamat kebijakan publik GMT Institute Jakarta, Agustinus Tetiro mengapresiasi pertemuan dan audiensi Heru Budi Hartono dengan pengurus FKUB. Gusti, sapaan akrab Agustinus Tetiro menilai pertemuan tersebut positif bagi kehidupan bersama dalam keberagaman di Jakarta.
“Audiensi ini adalah bukti Heru Budi mempunyai komitmen untuk merawat keberagaman yang memang adalah modal sosial dalam konteks hidup di Jakarta dan Indonesia,” kata Gusti kepada wartawan di Jakarta, Kamis (24/11/2022).
Jakarta yang tengah dipersiapkan Heru Budi sebagai kota poros ekonomi dalam masa transisi pemindahan ibu kota, lanjut Gusti, harus juga bisa memastikan dimensi kultural yang komprehensif.
Kekuatan kultural itu salah satunya adalah memastikan orang dari beragam latar belakang agama dan suku bangsa bisa hidup berdampingan dan saling memahami secara konstruktif untuk bersama membangun Jakarta. Baca: Audiensi dengan Komisi Informasi, Pj Gubernur DKI: Keterbukaan Informasi Tingkatkan Demokrasi
Lihat Juga :