Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 36 Kg Sabu dan 7 Tersangka Diamankan
Rabu, 23 November 2022 - 17:34 WIB
loading...
Polda Jatim bersama Polrestabes Surabaya berhasil membongkar jaringan narkoba internasional dengan mengamankan 36 Kg sabu dan 7 tersangka. Foto: SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Tim gabungan Satreskoba Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya mengungkap jaringan sabu internasional Laos dan China yang dikirim ke Jakarta dan Surabaya. Dari pengungkapan itu polisi mengamankan 36 Kg sabu dan menangkap 7 tersangka.
Mereka di antaranya merupakan jaringan Laos yakni HK dan MR asal Jakarta, A alias Idung, S alias Ogi, MRI alias Mat.
Baca juga: Janda Tuban Jual Ginjal untuk Lunasi Utang Anak yang Kecanduan Judi Online
“Kelimanya ditangkap di Kemang Jakarta dan Jalan Mayjen Sungkono Surabaya. Dari pengungkapan kaus ini, polisi mengamankan 10 kilogram (kg) sabu,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol, Toni Harmanto di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (23/11/20222).
Sedangkan dua lainnya jaringan Sumatera ditangkap di rumah makan lintas timur Jambi, Riau berinisial SU dan SD. Dari tangan keduanya, polisi berhasil mengamankan 26 kg sabu dan 15.000 butir ekstasi.
“Total barang bukti yang disita sebanyak 36 kg sabu dan 15.000 butir. Sabu itu dikirim melalui jasa ekspedisi," kata Kapolda.
Mereka di antaranya merupakan jaringan Laos yakni HK dan MR asal Jakarta, A alias Idung, S alias Ogi, MRI alias Mat.
Baca juga: Janda Tuban Jual Ginjal untuk Lunasi Utang Anak yang Kecanduan Judi Online
“Kelimanya ditangkap di Kemang Jakarta dan Jalan Mayjen Sungkono Surabaya. Dari pengungkapan kaus ini, polisi mengamankan 10 kilogram (kg) sabu,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol, Toni Harmanto di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (23/11/20222).
Sedangkan dua lainnya jaringan Sumatera ditangkap di rumah makan lintas timur Jambi, Riau berinisial SU dan SD. Dari tangan keduanya, polisi berhasil mengamankan 26 kg sabu dan 15.000 butir ekstasi.
“Total barang bukti yang disita sebanyak 36 kg sabu dan 15.000 butir. Sabu itu dikirim melalui jasa ekspedisi," kata Kapolda.
Lihat Juga :