Wow! Ternyata Ada 800 Ribu Serangan Siber Hendak Lumpuhkan Jaringan saat KTT G20 Bali

Rabu, 23 November 2022 - 08:00 WIB
loading...
Wow! Ternyata Ada 800...
Kejahatan siber itu nyata. Terbukti menjelang event puncak KTT G20 di Bali, ratusan ribu serangan siber berupaya melumpuhkan infrastruktur telekomunikasi. Foto ilustrasi
A A A
DENPASAR - Kejahatan siber itu nyata. Terbukti menjelang dan selama event puncak KTT G20 di Bali, ratusan ribu serangan siber berupaya melumpuhkan infrastruktur telekomunikasi.



Direktur Network & IT Solution Telkom Herlan Wijanarko menyampaikan, pihaknya mendeteksi serangan siber. "Terdapat sekitar 800 ribu cyber security threat yang terdeteksi," kata kata Herlan di Denpasar, Selasa (22/11/2022). Baca juga: Waspadai Ragam Kejahatan Siber agar Aman Bertransaksi di Dunia Digital

Serangan siber yang terdeteksi ke infrastruktur jaringan muncul sejak 10 November 2022. "Kondisi itu terus berlangsung hingga puncak KTT G20, 15-16 November 2022," ungkapnya.

Serangan itu bisa diatasi berkat mitigasi cyber security melalui posko di lokasi KTT. Seluruh ancaman siber itu, kata Herlan, dapat diblok dan tidak memberikan dampak pada service dan layanan.

Dia mengungkapkan, ada dua sistem proteksi serangan siber yang dipakai selama KTT G20, yaitu Distributed Denial of Service (DDoS) Protection. Baca juga: Kepala BSSN Dorong Sosialisasi Keamanan Siber dari Tingkat SD

Sistem ini menangkal serangan siber yang tujuannya membuat sebuah layanan erver, jaringan, atau situs web tidak berfungsi alias lumpuh.

Sistem DDoS akan di-backup oleh sistem firewall seri paling mutakhir, next generation. "Hasilnya efektif, ancaman serangan siber bisa kita blok," kata Herlan.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zentara Perusahaan Keamanan...
Zentara Perusahaan Keamanan Siber di Indonesia Raih Sertifikasi Sistem Manajemen AI
Ketum DPP KNPI Minta...
Ketum DPP KNPI Minta Kapolri dan Propam Pantau Penanganan Kasus di Tanjungbalai
Ponsel Hilang, Nama...
Ponsel Hilang, Nama Founder GYPEM Ahmad Qomaruddin Dicatut Penipuan Miliaran Rupiah
Website Resmi Pemkab...
Website Resmi Pemkab Bandung Diretas, Muncul Tulisan Slot Gacor
Marak Serangan Siber,...
Marak Serangan Siber, Jabar Ambil Langkah Besar Antisipasi Kebocoran Data
PDNS Terserang Virus...
PDNS Terserang Virus Ransomeware, Ini Respons Menko Polhukam Hadi Tjahjanto
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
Marak Tuntutan Tebusan,...
Marak Tuntutan Tebusan, Serangan Pelumpuhan Website di Indonesia Melonjak 62%
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Rekomendasi
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Berita Terkini
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Infografis
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bakal Hadir di KTT G20 di Bali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved