Pemuka Agama Papua Sebut Lukas Enembe sedang Menjalani Hukum Tabur Tuai
Minggu, 20 November 2022 - 13:07 WIB
loading...
Gembala Jemaat dari Gereja Injili Seutuh Internasional di Jayapura, Pastor Catto Y Mauri, S.Th. (Ist)
A
A
A
JAYAPURA - Masyarakat Papua terus menantikan langkah nyata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani perkara Gubernur Papua Lukas Enembe. Orang nomor satu di Papua itu sudah tiga bulan lalu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Lembaga antirasuah itu telah memeriksa Lukas di rumah kediamannya di Jayapura awal November 2022, namun pemeriksaan tersebut dihentikan sementara karena kondisi kesehatan Lukas yang belum sepenuhnya pulih dari sakit. Perkembangan terkini, dua pengacara Lukas telah dipanggil KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjadikan kliennya tersangka.
Mengamati perkembangan itu, Gembala Jemaat dari Gereja Injili Seutuh Internasional di Jayapura, Pastor Catto Y Mauri, S.Th meminta semua pihak harus legowo, harus terbuka, dan dengan rendah hati melihat KPK ini sebagai alat Tuhan untuk menyampaikan apa yang baik.
“Pak Lukas dan tim tidak usah takut, ada Tuhan. Tapi sebaliknya, waktu kita salah, kita harus siap juga. Ada Tuhan juga yang akan menghukum, kita tidak bisa sembunyi. Kita tidak bisa lari kemana-mana karena ada Tuhan yang akan kontrol kita,” kata Pastor Catto di Waena, Kabupaten Jayapura, Sabtu (19/11/2022).
Pastor Catto yang juga merupakan pendiri Lembaga Pengembangan Generasi (Lempeng Papua) ini mengatakan, dilihat dari aspek rohani, apa yang sedang dialami Gubernur Papua saat ini merupakan hukum tabur tuai.
Lembaga antirasuah itu telah memeriksa Lukas di rumah kediamannya di Jayapura awal November 2022, namun pemeriksaan tersebut dihentikan sementara karena kondisi kesehatan Lukas yang belum sepenuhnya pulih dari sakit. Perkembangan terkini, dua pengacara Lukas telah dipanggil KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjadikan kliennya tersangka.
Mengamati perkembangan itu, Gembala Jemaat dari Gereja Injili Seutuh Internasional di Jayapura, Pastor Catto Y Mauri, S.Th meminta semua pihak harus legowo, harus terbuka, dan dengan rendah hati melihat KPK ini sebagai alat Tuhan untuk menyampaikan apa yang baik.
“Pak Lukas dan tim tidak usah takut, ada Tuhan. Tapi sebaliknya, waktu kita salah, kita harus siap juga. Ada Tuhan juga yang akan menghukum, kita tidak bisa sembunyi. Kita tidak bisa lari kemana-mana karena ada Tuhan yang akan kontrol kita,” kata Pastor Catto di Waena, Kabupaten Jayapura, Sabtu (19/11/2022).
Pastor Catto yang juga merupakan pendiri Lembaga Pengembangan Generasi (Lempeng Papua) ini mengatakan, dilihat dari aspek rohani, apa yang sedang dialami Gubernur Papua saat ini merupakan hukum tabur tuai.
Lihat Juga :