Kisah Pengkhianatan Pejabat Istana Kerajaan Pajajaran Berujung Takluk kepada Banten
Sabtu, 19 November 2022 - 07:25 WIB
loading...
Kokohnya benteng pertahanan Kerajaan Pajajaran di era Prabu Nilakendra membuat Kasultanan Banten dipimpin Maulana Yusuf memerlukan waktu lama menaklukannya. Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
KOKOHNYA benteng pertahanan Kerajaan Pajajaran konon membuat Kasultanan Banten memerlukan waktu cukup lama menaklukannya. Kerajaan Pajajaran saat diperintah oleh Prabu Nilakendra konon mendapatkan serangan dari Banten.
Saat itu Banten yang merupakan daerah kekuasaan di bawah Kerajaan Pajajaran dipimpin oleh Maulana Yusuf. Kisah penyerangan pasukan Banten ini dituliskan pada buku "Hitam Putih Pajajaran: Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran" tulisan Fery Taufiq El Jaquenne.
Baca juga: Pelabuhan dan Pertanian Jantung Ekonomi Penentu Kejayaan Kerajaan Pajajaran
Serangan dari Banten ini membuat Raja Nilakendra harus mengungsi dari istana kerajaan. Nilakendra bersama rombongan dan pengiringnya melarikan diri dari istana menuju sebuah daerah di Sukabumi Selatan.
Sementara di ibu kota Kerajaan Pajajaran, Pakuan pasukan Banten mencoba memasuki kokohnya benteng pertahanan.
Serat Banten menyebutkan adanya pemberangkatan pasukan Banten ketika menyerang Pakuan, ibu kota Pajajaran. Pupuh Kinanti bahkan menuliskan, bahwa serangan itu terjadi pada bulan Muharram, tepat pada awal bulan Ahad tahun Alif inilah tahun sakanya satu lima kosong satu.
Saat itu Banten yang merupakan daerah kekuasaan di bawah Kerajaan Pajajaran dipimpin oleh Maulana Yusuf. Kisah penyerangan pasukan Banten ini dituliskan pada buku "Hitam Putih Pajajaran: Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran" tulisan Fery Taufiq El Jaquenne.
Baca juga: Pelabuhan dan Pertanian Jantung Ekonomi Penentu Kejayaan Kerajaan Pajajaran
Serangan dari Banten ini membuat Raja Nilakendra harus mengungsi dari istana kerajaan. Nilakendra bersama rombongan dan pengiringnya melarikan diri dari istana menuju sebuah daerah di Sukabumi Selatan.
Sementara di ibu kota Kerajaan Pajajaran, Pakuan pasukan Banten mencoba memasuki kokohnya benteng pertahanan.
Serat Banten menyebutkan adanya pemberangkatan pasukan Banten ketika menyerang Pakuan, ibu kota Pajajaran. Pupuh Kinanti bahkan menuliskan, bahwa serangan itu terjadi pada bulan Muharram, tepat pada awal bulan Ahad tahun Alif inilah tahun sakanya satu lima kosong satu.
Lihat Juga :