Tawuran Pelajar Pecah di Cirebon, 1 Orang Terkapar saat Kabur

Jum'at, 18 November 2022 - 04:10 WIB
loading...
Tawuran Pelajar Pecah di Cirebon, 1 Orang Terkapar saat Kabur
Satu pelajar terkapar di jalan saat hendak kabur. Warga pun menyaksikan pelajar malang itu sebelum akhirnya dievakuasi oleh polis. Foto: iNewsTV/Miftahudin
A A A
CIREBON - Tawuran pelajar kembali pecah di dua lokasi berbeda di Kota Cirebon , Jawa Barat, Kamis sore (17/11/2022). Satu siswa terkapar usai menabrak warga saat hendak kabur.

Tawuran pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini terjadi di sekitar alun-alun Kebumen, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Belasan pelajar SMP yang menggunakan sepeda motor, menyerang SMP lainnya yang berada di jalan tersebut. Saling serang dengan batu dan kayu sempat terjadi sebelum pelajar kocar-kacir dibubarkan petugas yang sedang patrol.

Baca juga: Demi Konten Medsos, Tawuran Pecah di Jembatan Suroboyo 1 Tewas 3 Ditangkap

Selain di Jalan Kebumen, tawuran juga terjadi di Jalan Perjuangan, Kecamatan Kesambi. Di lokasi ini, puluhan pelajar SMK-SMA Gabungan, menyerang SMKN 1 Kota Cirebon hingga terlibat saling serang.

Bahkan, satu pelajar terkapar dan dilarikan ke rumah sakit usai menabrak warga saat hendak kabur dari lokasi tawuran.



Kapolres Cirebon Kota, AKBP Fahri Siregar menyebutkan, total 46 pelajar SMP, SMK dan SMA diamankan petugas dari dua lokasi tawuran.

Bahkan kata dia, pihaknya turut mengamankan satu senjata tajam jenis celurit beserta sabuk dan delapan sepeda motor.

Baca juga: Ulah Begal di Jabar Kian Ganas, Polda Jabar Gencarkan Patroli Malam

“Pelajar yang diamankan terindikasi terlibat dalam aksi tawuran yang membuat kegaduhan dan ketakutan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Puluhan pelajar yang diamankan lalu dikumpulkan di Mapolres Cirebon Kota untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

“Petugas akan memanggil orang tua dan pihak sekolah, agar para pelajar yang terlibat perbuatan tak terpuji tersebut tidak melakukan perbuatan yang sama di kemudian hari,” tandasnya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3082 seconds (10.101#12.26)