Sempat Muncul, Kasus Kematian Domba akibat PMK di KBB Sudah Nihil

Kamis, 17 November 2022 - 18:22 WIB
loading...
Sempat Muncul, Kasus...
Kasus kematian doma akibat penyakit mulut dan kuku di Bandung Barat sempat mencuat. (Ist)
A A A
BANDUNG BARAT - Kasus kematian domba akibat penyakit mulut dan kuku di Bandung Barat sempat mencuat. Namun Dispernakan Kabupaten Bandung Barat (KBB), memastikan jika saat ini sudah tidak ada lagi

Sebelumnya kasus kematian domba akibat PMK di wilayah Gununghalu sempat jadi sorotan dari Pemprov Jabar. Pasalnya disaat KBB sudah zero kasus dan tidak ada kematian ternak sapi akibat PMK, tiba-tiba muncul kasus kematian pada domba.

"Sekarang sudah tidak ada lagi kasus kematian ternak domba akibat PMK, yang sempat muncul di akhir bulan lalu," terang Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dispernakan, KBB, Wiwin Aprianti, Kamis (17/11/2022).

Dia memastikan jika domba yang terkena PMK itu adalah ternak yang didatangkan dari luar daerah. Untuk itu pihaknya mengingatkan kepada peternak atau warga yang membeli hewan dari luar daerah sebaiknya yang sudah divaksin PMK dua kali dan diberi tanda sehat.

Hal tersebut sebagai langkah antisipasi agar tidak ada penyebaran PMK kepada ternak yang sehat di KBB. Terlebih penyebaran virus ini terbilang cepat menular dari hewan satu ke yang lainnya seperti melalui udara atawa kontak langsung.

"Kalau untuk ternak baik sapi, domba, dan kambing di KBB sudah bebas dari PMK, yang dilhawatirkan hewan yang datang dari luar daerah," ucapnya.

Baca: Wadirreskrimum Polda Sumbar AKBP Muchtar Siregar Ditemukan Meninggal di Hotel, Diduga Terjatuh.

Hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan vaksinasi pada domba dan sapi yang sehat. Berdasarkan progres sapi yang sudah divaksin mencapai 22 ribu sementara domba dan kambing sekitar 5 ribu.

Sedangkan kematian hewan ternak selama wabah PMK masuk dan menyerang di KBB, tercatat ada 1.389 ekor sapi dan 33 domba yang mati.

Baca Juga: Rumah di Permukiman Padat Penduduk Terbakar, Warga Panik Berhamburan.

"Kasus kematian pada sapi memang lebih tinggi karena memang lebih rentan tertular. Tapi setelah ada vaksinasi PMK, kasus kematian tidak ada dan penularan virusnya cenderung turun," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved