Tanah Longsor Tutup Jalur Poros Malino, Aktivitas Warga Gowa Terganggu

Kamis, 17 November 2022 - 12:33 WIB
loading...
Tanah Longsor Tutup Jalur Poros Malino, Aktivitas Warga Gowa Terganggu
Tanah longsor kembali terjadi dan menutup seluruh badan jalan di poros Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Akibat longsor susulan ini, aktivitas warga terganggu
A A A
GOWA - Tanah longsor kembali terjadi dan menutup seluruh badan jalan di poros Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Akibat longsor susulan ini, aktivitas warga terganggu.

Lokasi longsor susulan di Desa Mala'lang, Kecamatan Parang Loe. Material longsor berupa tanah dan batu mulai disingkirkan petugas dari Polri, TNI, tim SAR serta relawan setempat.

"Kami mengimbau agar warga dan pengendara berhati-hati saat melintas di jalan poros Malino. Karena masih rawan terjadi longsor susulan," imbau Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Heru Novianto.

Baca juga: Hujan Deras dan Tanah Longsor di Gowa: 3 Orang Tewas, 4 Hilang

Diberitakan, hujan deras yang terjadi sejak Rabu (16/11/2022) mengakibatkan tanah longsor di sejumlah titik di Gowa, Sulawesi Selatan. Tiga orang tewas, dua selamat dan empat orang lainnya masih dicari tim SAR. Longsor juga menimpa tiga mobil yang melintas.

Informasi di lapangan, tanah longsor terjadi di jalan poros Malino, Desa Lonjo Boko, Kecamatan Parang Loe, Gowa. Sejumlah pengendara terpaksa berhenti karena badan jalan tertutup material longsor.

Tiga orang tewas dalam kejadian ini, yaitu Nurhana (24), Nuareni (47) dan Sunaria (38). Korban selaman adalah Kahar (47) dan Sindy (17). Sedangkan empat orang masih dalam pencarian, yakni Daeng Ngasseng (60), Nur Syamsia (25), Muhammad Riyan (6) dan Jumaria (37).

"Peristiwa ini berawal saat wilayah Kecamatan Parang Loe diguyur hujan deras sejak Rabu sore pukul 18.00 Wita. Lalu lintas juga terputus," ujar Kepala Basarnas, Djunaidi.

Hingga saat ini pihaknya masih mencari empat korban yang dinyatakan hilang. "Kami harus menurunkan allat berat untuk mencari para korban ini," tambahnya.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1745 seconds (11.252#12.26)