Pemprov Jabar Telah Gelontorkan Rp1,2 Triliun untuk Penanggulangan Wabah Corona
Senin, 27 April 2020 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Kang Emil meyakinkan, pihaknya terus menyempurnakan data penerima bansos. Selain itu, penyaluran bansos pun terus dilakukan.
"Begitu banyak warga yang terdampak di Jabar dari target kami 40 persen, ternyata yang meminta bansos mencapai 63 persen dari jumlah penduduk yang mendekati 50 juta jiwa," tutur Kang Emil.
"63 persen data warga baru beres subuh tadi. Jadi untuk yang belum sedang dalam proses (penyaluran)," tandas dia.
Diketahui, bansos Pemprov Jabar senilai total Rp500.000 tersebut merupakan salah satu dari sembilan pintu bantuan untuk warga terdampak pandemi COVID-19.
Sembilan pintu itu adalah program Kartu Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, bansos dari Presiden untuk perantau di Jabodetabek, Dana Desa (bagi kabupaten), Kartu Pra Kerja, bantuan tunai dari Kemensos, bansos provinsi, serta bansos dari pemerintah kabupaten/kota.
"Begitu banyak warga yang terdampak di Jabar dari target kami 40 persen, ternyata yang meminta bansos mencapai 63 persen dari jumlah penduduk yang mendekati 50 juta jiwa," tutur Kang Emil.
"63 persen data warga baru beres subuh tadi. Jadi untuk yang belum sedang dalam proses (penyaluran)," tandas dia.
Diketahui, bansos Pemprov Jabar senilai total Rp500.000 tersebut merupakan salah satu dari sembilan pintu bantuan untuk warga terdampak pandemi COVID-19.
Sembilan pintu itu adalah program Kartu Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, bansos dari Presiden untuk perantau di Jabodetabek, Dana Desa (bagi kabupaten), Kartu Pra Kerja, bantuan tunai dari Kemensos, bansos provinsi, serta bansos dari pemerintah kabupaten/kota.
Lihat Juga :