Dubes Inggris Owen Jenkins Puji Pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia

Rabu, 16 November 2022 - 23:32 WIB
loading...
Dubes Inggris Owen Jenkins...
Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins mengapresiasi pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia tahun ini. Owen terutama memuji tema yang diangkat yakni Recover Together, Recover Stronger. Foto ist
A A A
DENPASAR - Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins mengapresiasi pelaksanaan Presidensi G20 Indonesia tahun ini. Owen terutama memuji tema yang diangkat dalam presidensi G20 yakni "Recover Together, Recover Stronger".

Menurut Owen, ini merupakan jargon sekaligus tema yang dibutuhkan dunia saat ini. Owen mengungkapkan tema ini telah mewakili keprihatinan seluruh negara pasca pandemi Covid-19 yang menghantam negara-negara di dunia dengan banyak aspek kehidupan terdampak. Baca juga: Presiden Jokowi Minta KTT G20 Tak Dikaitkan dengan Politik



“Dan saya rasa ketika Indonesia menetapkan jargon tersebut lengkap dengan tiga isu prioritas yaitu transasi energi, transformasi digital dan penguatan infrastruktur kesehatan global, sekali lagi ini sangat tepat karena kita baru saja
pulih dari pandemi," kata Owen dalam diskusi daring yang diadakan FMB9, Rabu (16/11/2022).

Owen juga menyinggung manfaat G20 bagi hubungan Indonesia dan Inggris. Menurutnya kedua negara akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa banyak dari Presidensi G20 ini.

“Saya rasa kedua negara bisa mendapatkan keuntungan yang luar biasa banyak dari forum G20. Dan seperti pernyataan saya sebelumnya, isu prioritas yang diusung oleh Indonesia adalah juga menjadi stimulus untuk meningkatkan perekonomian kedua negara, baik bagi Inggris maupun Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengatakan keketuaan Indonesia dalam gelaran G20 tahun ini sungguh luar biasa, bahkan sudah berjalan extra mile.

"Di presidensi G20 Indonesia, kita ini berjalan extra mile. Kenapa? Di awal presidensi kita mengatakan ingin membawakan suara negara-negara berkembang dan kita ingin mempresentasikan kerjasama-kerjasama konkrit yang dilakukan oleh negara G20 untuk dunia," kata Menlu Retno.

Dia menjelaskan, kesuksesan sebuah KTT G20 dapat diukur melalui dua hal. Pertama adalah kehadiran para pemimpin negara anggota. Dalam presidensi Indonesia, kehadiran para leaders dari negara anggota sangat tinggi. Baca juga: Indonesia Sukses Menggelar Kegiatan KTT G20 di Bali

Padahal dalam situasi normal pun, tidak semua KTT G20 dihadiri oleh semua negara. Ukuran kedua, tambah Menlu Retno, adalah output dari gelaran KTT G20 tersebut yang berakhir pada deklarasi, yakni nama sebuah dokumen.

"Di penghujung ini tentunya apa dong extra milenya, maka kita lakukan negosiasi terpisah untuk apa yang dinamakan "G20 Action for Strong and Inklusive Recovery" imbuhnya.

Terkait isinya dari dokumen ini, tambah Menlu Retno, adalah berupa daftar proyek disebut "concrete deliverables". Dokumen ini nantinya disajikan untuk dunia. Dalam daftar proyek ini, terang Menlu Retno, ada yang sifatnya new projects, dukungan untuk existing projects hingga extention dari existing project.

Selain itu, ada juga yang berbentuk hibah, capacity building, research development hinhgga investasi. "Dan ini untuk pertama kalinya dalam G20 kita berpikir mengenai concrete deliverables. Jadi bukan saja katakanlah yang biasa dua itu yang menjadi ukuran, bahkan Indonesia sudah berjalan extra mile," pungkasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Leaders Declaration...
Leaders Declaration G20 di Bali Terima Masukkan Poin Perbaikan Ekonomi Perempuan
Microgrid Hitachi Energy...
Microgrid Hitachi Energy Nusa Penida Pasok 20% Kebutuhan Listrik KTT G20 di Bali
800 Ribu Serangan Siber...
800 Ribu Serangan Siber Selama KTT G20 Bali Digagalkan
Wujudkan Pariwisata...
Wujudkan Pariwisata Ramah Lingkungan, Kemenparekraf Bakal Hitung Jejak Karbon Usai G20 di Bali
Tugas Amankan KTT G20...
Tugas Amankan KTT G20 Polisi Tewas Ditikam saat Sewa PSK Online, 2 Pelaku Ditangkap
Jawa Timur Bangga, Keris...
Jawa Timur Bangga, Keris Aeng Tongtong dari Sumenep Jadi Souvenir KTT G20
Gibran Sikapi Konflik...
Gibran Sikapi Konflik Gaza hingga Sudan di KTT G20: Dunia Tidak Boleh Menormalisasi Penderitaan
Wapres Gibran Pamer...
Wapres Gibran Pamer Program MBG di KTT G20
Indonesia Pamer QRIS...
Indonesia Pamer QRIS di KTT G20, Bisa Dipakai di ASEAN, Jepang hingga Korsel
Rekomendasi
The Championships Wimbledon...
The Championships Wimbledon 2026 Tengah Berlangsung, Nonton Live Streaming di VISION+
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Berita Terkini
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Melirik Geliat Transformasi...
Melirik Geliat Transformasi Digital dan Rahasia Transaksi Aman Masyarakat Kediri
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved