Jawa Timur Bangga, Keris Aeng Tongtong dari Sumenep Jadi Souvenir KTT G20
Kamis, 17 November 2022 - 06:29 WIB
loading...
Keris asal Desa Wisata Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura jadi souvenir resmi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.
A
A
A
SURABAYA - Masyarakat Jawa Timur patut berbangga karena keris asal Desa Wisata Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura jadi souvenir resmi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.
Menurut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dijadikannya keris Aeng Tongtong menjadi motivasi sendiri bagi desa tersebut untuk terus melestarikan keris yang notabene merupakan budaya bangsa yang memiliki nilai-nilai dan filosofi yang tinggi. Bahkan keris Indonesia sudah dikukuhkan sebagai warisan budaya dunia non-bendawi manusia oleh UNESCO di 2005.
"Orang Jatim harus berbangga karena kerajinan asal Bumi Majapahit ini menjadi souvenir para delegasi negara-negara KTT G20. Semoga keris dari desa ini dapat merambah pasar ekspor dan semakin mendunia," ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Rabu (16/11/2022).
Baca juga: Jerman Beri Jawa Timur Dana Hibah Rp23 Miliar untuk Proyek Kereta Gerbangkertosusila Plus
Khofifah meyakini, usai perhelatan KTT G20, nama Desa Wisata Aeng Tongtong, Kabupaten Sumenep juga akan semakin terangkat. Apalagi, tahun 2014 lalu, desa ini juga dinobatkan oleh UNESCO sebagai satu-satunya desa wisata dengan empu keris terbanyak di dunia.
Desa ini, tambah Khofifah, juga berhasil menyabet dua gelar luar biasa. Pertama, Desa Aeng Tongtong memecahkan Rekor MURI sebagai Desa Dengan Empu Keris Terbanyak di dunia. Dan kedua, Desa Aeng Tong Tong juga dinobatkan sebagai Juara I ADWI 2022 Kategori Daya Tarik Pengunjung.
Menurut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dijadikannya keris Aeng Tongtong menjadi motivasi sendiri bagi desa tersebut untuk terus melestarikan keris yang notabene merupakan budaya bangsa yang memiliki nilai-nilai dan filosofi yang tinggi. Bahkan keris Indonesia sudah dikukuhkan sebagai warisan budaya dunia non-bendawi manusia oleh UNESCO di 2005.
"Orang Jatim harus berbangga karena kerajinan asal Bumi Majapahit ini menjadi souvenir para delegasi negara-negara KTT G20. Semoga keris dari desa ini dapat merambah pasar ekspor dan semakin mendunia," ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Rabu (16/11/2022).
Baca juga: Jerman Beri Jawa Timur Dana Hibah Rp23 Miliar untuk Proyek Kereta Gerbangkertosusila Plus
Khofifah meyakini, usai perhelatan KTT G20, nama Desa Wisata Aeng Tongtong, Kabupaten Sumenep juga akan semakin terangkat. Apalagi, tahun 2014 lalu, desa ini juga dinobatkan oleh UNESCO sebagai satu-satunya desa wisata dengan empu keris terbanyak di dunia.
Desa ini, tambah Khofifah, juga berhasil menyabet dua gelar luar biasa. Pertama, Desa Aeng Tongtong memecahkan Rekor MURI sebagai Desa Dengan Empu Keris Terbanyak di dunia. Dan kedua, Desa Aeng Tong Tong juga dinobatkan sebagai Juara I ADWI 2022 Kategori Daya Tarik Pengunjung.
Lihat Juga :