Dewan Makassar Respons Positif Usulan Penghapusan Debat Publik di Pilwalkot
Rabu, 08 Juli 2020 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Kasrudi, jika melihat pada masa awal-awal pilkada serentak, debat publik memang tidak ada. Baru kemudian untuk mempertajam program kandidat, tahapan ini dihadirkan.
Kasrudi mengaku paham kenapa Pemkot Makassar mengusulkan penghapusan debat publik. Selain efisiensi anggaran, penghapusan debat publik dianggap selaras dengan kondisi saat ini yang melarang orang berkumpul karena ancaman penyebaran COVID-19 .
"Yah kalaupun tidak dilakukan saya rasa tidak masalah, yang penting dari KPU sendiri punya program untuk menyosialisasikan program kandidat," katanya.
Sementara itu, anggota DPRD Makassar lainnya, Ari Ashari Ilham menuturkan hal serupa. Dia menganggap, tidak adanya debat publik justru menjadi tugas baru bagi masing-masing kandidat.
"Jadi kandidat pastinya pakai sistem baru untuk menyampaikan visi misinya calon kandidat ini untuk bagaimana Makassar lebih baik ke depannya, jadi sangat perlu kita ini meminimalisir pembiayaan untuk pilkada 2020 ini karena kita harus fokus kepada pembiayaan penanganan COVID-19," jelas Ari.
Kasrudi mengaku paham kenapa Pemkot Makassar mengusulkan penghapusan debat publik. Selain efisiensi anggaran, penghapusan debat publik dianggap selaras dengan kondisi saat ini yang melarang orang berkumpul karena ancaman penyebaran COVID-19 .
"Yah kalaupun tidak dilakukan saya rasa tidak masalah, yang penting dari KPU sendiri punya program untuk menyosialisasikan program kandidat," katanya.
Sementara itu, anggota DPRD Makassar lainnya, Ari Ashari Ilham menuturkan hal serupa. Dia menganggap, tidak adanya debat publik justru menjadi tugas baru bagi masing-masing kandidat.
"Jadi kandidat pastinya pakai sistem baru untuk menyampaikan visi misinya calon kandidat ini untuk bagaimana Makassar lebih baik ke depannya, jadi sangat perlu kita ini meminimalisir pembiayaan untuk pilkada 2020 ini karena kita harus fokus kepada pembiayaan penanganan COVID-19," jelas Ari.
Lihat Juga :