Banjir di Karawang Terus Meninggi, Warga Terpaksa Mengungsi
Minggu, 13 November 2022 - 21:33 WIB
loading...
Tim SAR mengevakuasi warga di Karawang yang rumahnya terendam banjir. Hingga Minggu (13/11/2022) banjir masih terus meninggi. Foto: Istimewa
A
A
A
KARAWANG - Banjir masih merendam rumah warga di 3 RT Dusun Pengasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe, Karawang , Minggu (13/11/22).
Sebanyak 564 jiwa dari 188 kepala keluarga terdampak banjir. Bahkan sebagian di antaranya mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Baca juga: 2 Desa di Karawang Diterjang Banjir Setinggi 1 Meter, 100 Rumah Terendam
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Yasin Nasrudin mengatakan sudah 155 rumah warga yang terendam banjir sejak Minggu subuh. Banjir belum terlihat surut meski Karawang tidak turun hujan hingga sore ini.
"Selain karena intensitas hujan sejak semalam, banjir terjadi karena kirimaan dari sungai Cibeet dan sungai Darawolong," kata Yasin.
Menurut dia, banjir terjadi di dua desa yaitu Desa Karangligar dan Mulyajaya Kecamatan Telukjambe Barat. Namun dampak paling parah terjadi di Desa Karangligar warga warga yang terdampak terus mengalami peningkatan hingga mencapai 564 jiwa. "Desa Karangligar memang lebih parah dan ketinggian air sudah 1 meter lebih," ujarnya.
Sebanyak 564 jiwa dari 188 kepala keluarga terdampak banjir. Bahkan sebagian di antaranya mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Baca juga: 2 Desa di Karawang Diterjang Banjir Setinggi 1 Meter, 100 Rumah Terendam
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Yasin Nasrudin mengatakan sudah 155 rumah warga yang terendam banjir sejak Minggu subuh. Banjir belum terlihat surut meski Karawang tidak turun hujan hingga sore ini.
"Selain karena intensitas hujan sejak semalam, banjir terjadi karena kirimaan dari sungai Cibeet dan sungai Darawolong," kata Yasin.
Menurut dia, banjir terjadi di dua desa yaitu Desa Karangligar dan Mulyajaya Kecamatan Telukjambe Barat. Namun dampak paling parah terjadi di Desa Karangligar warga warga yang terdampak terus mengalami peningkatan hingga mencapai 564 jiwa. "Desa Karangligar memang lebih parah dan ketinggian air sudah 1 meter lebih," ujarnya.
Lihat Juga :